545 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Makassar
Di Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, warga bahkan sahur di lokasi pengungsian.
TRIBUN-TIMUR.COM - Hujan deras mengguyur Makassar sejak awal pekan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.
Data BPBD mencatat 545 jiwa atau 169 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke masjid dan sekolah yang dijadikan posko darurat.
Di Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, warga bahkan sahur di lokasi pengungsian.
Mereka meninggalkan rumah karena terendam banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda beberapa hari terakhir.
Wilayah Blok 10 Antang memang dikenal sebagai salah satu titik langganan banjir di Makassar.
Ketinggian air di dalam rumah warga dilaporkan capai di bawah lutut, terutama di wilayah RT 2.
Kondisi ini membuat sebagian warga memilih mengungsi demi keselamatan keluarga, khususnya anak-anak dan lansia.
Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin (50), mendatangi lokasi pengungsian di Masjid Jabal Nur, Selasa (24/2/2026) malam.
Appi tiba sekira pukul 22.30 Wita.
Ia didampingi Kepala Pelaksana BPBD Makassar M Fadli Tahar, Camat Manggala, serta lurah setempat.
Berdasarkan data sementara saat kunjungan, sebanyak 11 kepala keluarga (KK) mengungsi di masjid tersebut.
Dalam kunjungannya, Appi mengecek kondisi pengungsi. Mulai dari tempat istirahat, kebutuhan logistik, hingga ketersediaan makanan untuk berbuka puasa dan sahur.
Ia juga berdialog dengan warga guna mendengar keluhan dan kebutuhan mendesak selama berada di pengungsian.
“Ada 11 KK mengungsi. Tinggi air di dalam rumah sekitar di bawah lutut, khususnya di RT 2. Kita berharap pelayanan terhadap saudara-saudara kita yang mengungsi bisa dimaksimalkan, terutama untuk balita dan lansia,” ujarnya.
Appi menegaskan, Pemkot Makassar berkomitmen memastikan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak.
| Dosen Polimedia Makassar Kembangkan Aplikasi Stunting Care Lewat Fitur Jajanan Sehat Remaja Putri |
|
|---|
| Munafri Salurkan Bantuan Pendidikan Rp2,1 Miliar di Sangkarrang |
|
|---|
| Lahan Makam Makassar Kian Langka, Sudiang Memorial Park Hadir dengan Konsep Eksklusif Syar’i |
|
|---|
| Pete-pete Laut Akhirnya Berlayar, Warga Kepulauan Makassar Kini Bisa Menyeberang Gratis |
|
|---|
| Appi Blusukan ke Pulau, Salurkan Bantuan hingga Cek Layanan KTP dan Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/MAKASSAR-BANJIR-Kondisi-banjir-setinggi-70-cm.jpg)