Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Solar Ilegal

Sosok Abdul Aziz Jenderal Bintang 2 Bongkar 106 Ton BBM Solar Ilegal di Sungai Tello

Laksda Andi Abdul Aziz menemukan dugaan praktik pengiriman BBM via jalur laut yang mencurigakan di sekitar Sungai Tello, Makassar

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
Kloase Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, saat konferensi pers di Kodaeral VI Makassar dan barang bukti truk tangki solar dan kapal SPOB yang disita karena diduga mengangkut solar ilegal, Rabu (25/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Andi Abdul Aziz jenderal asal Makassar berkarier moncer
  • Komandan Kodaeral VI Makassar gagalkan penyelundupan BBM ilegal yang mencoba masuk di laut Makassar

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Sosok Laksamana Muda (Laksda) TNI Andi Abdul Aziz perwira tinggi bintang dua berhasil bongkar 106 Ton BBM Solar ilegal di Laut Makassar.

BBM solar ilegal itu masuk melalui Sungai Tello Makassar.

Andi Abdul Aziz jenderal asal Makassar berkarier moncer.

Jabatannya Komandan Kodaeral VI Makassar.

Bersama pasukannya, Laksda Andi Abdul Aziz menemukan dugaan praktik pengiriman BBM via jalur laut yang mencurigakan di sekitar Sungai Tello, Makassar.

Di dekat muara Sungai Tello yang tembus ke laut itu, kaya Azis, dua kapal SPOB itu standby menunggu pasokan dari truk tujuh truk tangki yang diamankan.

"Tadi kami laksanakan gelar perkara agar seluruh permasalahan yang kita dugakan, sangkakan terhadap penyalahgunaan bahan bakar minyak ini mendapat kekuatan dasar hukum yang jelas," kata Laksda TNI Andi Abdul Aziz saat konferensi pers di kantornya, Jl Yos Sudarso, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Rabu (25/2/2026).

Lebih lanjut dijelaskan, penyelidikan sementara oleh jajarannnya telah dianggap rampung.

Olehnya itu, untuk proses hukum lebih lanjut, barang bukti yang disita berupa dua kapal SPOB dan tujuh truk tangki bermuatan solar diserahkan ke Polda Sulsel.

"Dan selanjutnya ini akan kami proses lanjut, karena dalam perkara sudah selesai, ini akan kami proses lanjut untuk proses penyelidikan,
yang nantinya kami akan serahkan kepada penyelidik Polda," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda Sulsel diwakili oleh perwira Polwan dari Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Saat dihampiri wartawan, dirinya enggan memberikan keterangan ihwal temuan itu.

"Jangan saya, nanti Dirkrimsus ya," singkatnya.

Kronologi Penangkapan 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved