Tribun Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Puji Kinerja 12 Mantan Camat
Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin menilai, 12 camat yang dimutasi merupakan pejabat yang telah bekerja dengan baik di wilayah masi
Appi menegaskan, pelantikan dan pergeseran jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi pemerintahan.
Menurutnya, rotasi dilakukan untuk memaksimalkan kinerja birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ketua DPD II Partai Golkar Makassar tersebut juga mengapresiasi camat-camat sebelumnya.
Appi menilai, 12 camat yang dimutasi merupakan pejabat yang telah bekerja dengan baik di wilayah masing-masing.
Namun demikian, para camat tersebut perlu ditempatkan di posisi lain guna membuka ruang pengembangan karier yang lebih luas.
“Camat yang digantikan itu camat berhasil. Mereka tidak bisa berada di satu tempat seumur hidup. Ini bagian dari career path agar kapasitas mereka terus berkembang,” katanya.
Ia pun menaruh harapan besar kepada camat-camat yang baru saja dilantik agar mampu melampaui kinerja para pendahulunya.
Appi menegaskan, selama ini camat memiliki peran strategis menjalankan program pemerintah serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Penanganan persoalan sosial harus dilakukan secara tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Waktu uji coba hanya enam bulan. Kalau rapornya bagus, silakan lanjut. Kalau kurang bagus, mohon maaf, banyak yang antre di posisi Bapak dan Ibu sekalian,” tegas Munafri.
Posisi Strategis
Selain jajaran camat, pelantikan juga mengisi sejumlah posisi strategis di bidang administrasi, perencanaan, keuangan, dan urusan umum.
Appi menilai, jabatan administrasi memiliki peran krusial dalam menjaga kesinambungan sistem kelembagaan serta memastikan pelaporan berjalan tertib dan tepat waktu.
Ia menekankan pentingnya penerapan manajemen talenta oleh Badan Kepegawaian Daerah dalam proses pengisian jabatan ke depan.
“Manajemen talenta harus diterapkan agar ASN memiliki jenjang karier yang jelas dan sesuai dengan kompetensinya,” ujarnya.
Wali Kota Makassar itu juga mengingatkan kompleksitas persoalan perkotaan menuntut kerja sama lintas sektor yang solid.
| Kepala SMP Negeri 13 Makassar Tunggu SK Dinas Soal Larangan Medsos: Satu Gebrakan Bagus |
|
|---|
| Saat Tersangka Berompi Orange Tak Lagi Hadir di Ruang Konferensi Pers Polrestabes Makassar |
|
|---|
| Renggut Nyawa Basir, 3 Pelaku Tawuran di Utara Kota Makassar Terancam 20 Tahun Penjara |
|
|---|
| ARA, Elber dan Ali Gauli Oppo Pimpin Perusda, Pelantikan Hamzah Ahmad Tertunda |
|
|---|
| Tiga Perumda Pemkot Makasar, PD Pakir, Pasar dan Terminal Terapkan Layanan Transaksi Qris |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260206_MUTASI-PEJABAT-MAKASSAR_mutasi-pejabat-makassar-2026.jpg)