Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar 

Saat Tersangka Berompi Orange Tak Lagi Hadir di Ruang Konferensi Pers Polrestabes Makassar

Polrestabes Makassar dalam merilis pengungkapan kasus kriminal tanpa tersangka di ruang konferensi pers.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
TANPA TERSANGKA- Suasana konferensi pers pengungkapan dua kasus pembunuhan yang berlangsung di aula Mappaodang Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/2/2026). Polrestabes Makassar dalam merilis pengungkapan kasus kriminal tanpa tersangka di ruang konferensi pers. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tak ada lagi tersangka berbaju orange bertuliskan tahanan yang dihadirkan di ruang konferensi pers Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan.

Momen itu, menjadi yang pertama bagi Polrestabes Makassar dalam merilis pengungkapan kasus kriminal.

Hanya ada mic, sarung tangan (handscoon) dan barang bukti berupa busur panah yang digelar di atas meja.

Tak ada tersangka atau tahanan dengan tangan terborgol yang dihadirkan.

Para tersangka sudah lebih dulu dimasukkan ke ruang tahanan tanpa sorot kamera wartawan.

Seperti itulah pemandangan tersaji dalam konferensi pers di Aula Mappaodang, Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/2/2026).

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana hadir didampingi dua Kapolsek di sisi kiri dan kanannya.

Di sisi kiri ada Kapolsek Panakkukang Kompol H Ema Ratna.

Baca juga: Polres Wajo Tegur 37 Pengendara, Bagikan 80 Brosur dan Stiker Keselamatan

Di sisi kanan, ada Kapolsek Tallo AKP Asfada.

Hadir juga Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin dan Kasi Propam Polrestabes Makassar, Kompol Ramli.

Diawali dengan rilis pengungkapan kasus tawuran berakibat korban meninggal dunia di Jl Inspeksi Kanal Al Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari lalu.

Korban bernama Basir (42), merenggang nyawa akibat terkena anak panah busur di bagian dada kirinya.

Ia berada di lokasi tawuran yang melibatkan kelompok warga Sapiria versus Layang itu disebut hendak melerai tawuran.

Namun nahas, niat baiknya justru mengantarkannya ke peristirahatan terakhir.

Dalam kasus itu, Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan, jajaran Polsek Tallo telah menangkap tiga terduga pelaku.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved