Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Didorong Dampingi Prabowo di Pilpres 2029, Zulhas Ingin Menang

Menurutnya, PAN ingin selalu meraih kemenangan di kontestasi politik lima tahunan tersebut.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
PILPRES 2029 - Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan, saat ditemui di Gedung Lappo Ase, Jl AP Pettarani, Makassar, Jumat (6/2/2026). Zulhas respon soal usungan dirinya jadi Cawapres. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, didorong untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam kontestasi Pilpres 2029 medatang.

Zulhas didorong oleh kader PAN untuk mendapingi Presiden RI, Prabowo Subianto untuk periode kedua.

Dimana, Gerindra sendiri kembali mengusung Prabowo Subianto untuk kembali maju sebagai Calon Presiden (Capres) pada kontestasi berikutnya.

Zulkifli Hasan mengatakan, pada Pemilu dan Pilpres 2029 partai yang dipimpinnya ingin meraih kemenangan. 

PAN, kata pria yang akrab disapa Zulhas itu, pernah merasakan kekalahan selama 15 tahun di Pemilu dan Pilpres. 

Untuk itu, dirinya ingin PAN kembali meraih kemenangan. 

"Saya ini kalah aja (pemilu) 15 tahun. Masa menangnya 10 tahun, 15 tahun dong," kata Zulhas kepada Tribun-Timur.com saat ditemui di Gedung Lappo Ase, Jl AP Pettarani, Makassar, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, PAN ingin selalu meraih kemenangan di kontestasi politik lima tahunan tersebut.

"Menangnya sampai sukses. Dua kali, berapa kali gitu lho," ujarnya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, mengatakan partainya membuka kemungkinan terbentuknya pasangan Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) pada Pemilihan Presiden 2029.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul wacana Prabowo-Gibran dua periode. 

Eddy menegaskan, secara politik PAN telah mengambil sikap untuk kembali mendukung Prabowo pada kontestasi mendatang.

Namun, menurutnya, konfigurasi pasangan calon presiden dan wakil presiden masih bersifat terbuka.

“Kita tentu lihat nanti opsi-opsi terbaik. Karena paket itu harus ada simbiosisnya, bisa bekerja sama dengan baik, ada dukungan elektoralnya tinggi, dan pertimbangannya banyak,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Eddy menyampaikan keinginan PAN untuk mendorong kader internal sebagai calon wakil presiden. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved