Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jalan Rusak

Baru Diperbaiki 2025, Aspal Jalan Urip dan Perintis Kemerdekaan Makassar Diaspal Ulang

Baru diperbaiki setahun lalu, aspal di Jalan Urip Sumoharjo dan Perintis Kemerdekaan kembali mengelupas.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
JALAN RUSAK - Kondisi Jl Perintis Kemerdekaan tepatnya depan Pesantren IMMIM Putra setelah pengerjaan dengan alat CMM saat dipotret pada Rabu (28/1/2026). Kontraktor segera melakukan pengaspalan ulang ditargetkan rampung 5 Februari 2026 

Ringkasan Berita:
  • Aspal di Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar kembali rusak meski baru diperbaiki pada 2025. 
  • Pantauan Tribun-Timur.com, lapisan aspal mengelupas di sejumlah titik. BBPJN Sulsel meminta kontraktor mengaspal ulang dengan alat CMM. 
  • Pengerjaan dilakukan malam hari dan ditargetkan rampung 5 Februari 2026.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aspal di dua ruas jalan nasional di Kota Makassar, Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Perintis Kemerdekaan, kembali mengelupas dan bergelombang.

Padahal, kedua ruas jalan tersebut baru saja diperbaiki pada 2025 lalu.

Pantauan Tribun-Timur.com, kondisi lapisan atas aspal di Jalan Perintis Kemerdekaan sudah terbuka di beberapa titik.

Salah satunya berada di depan Dinas Pendidikan Sulsel, pada lajur menuju Jalan Urip Sumoharjo.

Titik lainnya berada tak jauh dari gerbang BTP.

Di lokasi tersebut, lapisan aspal terlihat mengelupas dan belum kembali diperbaiki.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel meminta kontraktor yang bertanggung jawab segera melakukan perbaikan ulang.

Kontraktor diwajibkan mengaspal kembali hasil pekerjaan yang dinilai belum maksimal.

“Untuk Jalan Perintis Kemerdekaan masih dilakukan pembukaan aspal menggunakan alat CMM,” kata Kepala Satuan Kerja PJN III BBPJN Sulsel, Malik, kepada Tribun-Timur.com, Rabu (28/1/2026).

Cold Milling Machine (CMM) merupakan alat berat yang digunakan untuk mengikis atau mengupas lapisan aspal lama yang rusak secara merata.

Proses ini dilakukan sebelum pengaspalan ulang atau overlay dengan lapisan aspal baru.

Penggunaan CMM dinilai membuat perbaikan jalan lebih presisi, cepat, dan efisien.

Material hasil kikisan atau Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) juga dapat dimanfaatkan kembali.

Ruas jalan tersebut sejatinya telah dibongkar kembali sejak pertengahan Januari 2026 sebagai persiapan pengaspalan ulang.

Namun, curah hujan yang masih tinggi membuat proses pengaspalan belum dapat dilakukan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved