Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penjelasan Pemprov Sulsel Soal Pembelian Lexus Rp2 Miliar

Muhammad Salim Basmin menyebut pengadaan Mobil Lexus Rp2 miliar dilakukan pada tahun 2025 lalu. 

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
MOBIL DINAS - Lexus LM 350 H (kiri) dibeli Pemprov Sulsel tahun 2025 sebagai kendaraan dinas. Kepala Diskominfo SP Sulsel Salim Basmin menilai itu lebih hemat anggaran dibandingkan perawatan kendaraan yang berusia tua. Sehingga kendaraan tua dan tidak ekonomis dijual 

Ringkasan Berita:
  • Muhammad Salim Basmin menyebut pengadaan Mobil Lexus Rp2 miliar dilakukan pada tahun 2025 lalu
  • Harga Lexus LM 350 H di Indonesia berkisar antara Rp 2,1 Miliar hingga Rp 2,6 Miliar

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengadaan kendaraan dinas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman disorot publik.

Sebab kendaraan jenis Lexus LM 350 H terparkir di Rujab Gubernur Sulsel.

Harga Lexus LM 350 H di Indonesia berkisar antara Rp 2,1 Miliar hingga Rp 2,6 Miliar.

Keberadaan mobil inipun disorot sebab pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Salim Basmin menyebut pengadaan ini dilakukan pada tahun 2025 lalu. 

Saat ini tercatat sebagai Barang Milik Daerah (BMD).

Pengadaan tersebut ditegaskan sebagai bagian dari kebijakan penataan dan efisiensi aset daerah yang dilakukan secara transparan serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, belanja sekitar Rp2 miliar untuk kendaraan tersebut sebagai bagian dari langkah efisiensi.

Sebab ada kendaraan dinas telah dijual. Termasuk Alphard, serta sejumlah kendaraan lain seperti Innova, Pajero, dan ratusan unit lainnya.

“Pengadaan kendaraan operasional tersebut merupakan bagian dari langkah efisiensi pengelolaan aset daerah. Selama ini, Pemprov Sulsel menanggung beban pemeliharaan ratusan kendaraan dinas yang sudah berusia tua dan tidak lagi ekonomis untuk digunakan,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Salim Basmin dalam keterangan tertulisnya Sabtu (11/3/2026).

Salim menekankan pengadaan kendaraan dilakukan setelah Pemprov Sulsel lebih dahulu melakukan penjualan ratusan kendaraan dinas melalui mekanisme lelang resmi. 

Kendaraan yang dilepas tersebut telah memenuhi batas usia pemakaian dan memiliki biaya operasional yang tinggi.

“Mobil-mobil yang dijual telah memenuhi syarat umur dan biaya operasionalnya terus meningkat. Kebijakan pembelian kendaraan ini untuk mendukung operasional kedinasan secara lebih efisien,” ujarnya.

Melepas ratusan unit kendaraan lama ini diklaim sebab biaya perawatannya membengkak.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved