Pemekaran Luwu Raya
23 Januari, Luwu Raya Tagih Janji Negara, Desak Pemekaran dan Keluar dari Sulsel
Gelombang demonstrasi besar-besaran diperkirakan akan melanda Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara, hingga Luwu Timur.
Penulis: Tim Redaksi Tribun Timur | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM - Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 yang jatuh pada Jumat, 23 Januari 2026, tak sekadar menjadi penanda usia dan sejarah.
Momentum ini menjelma panggung perlawanan baru.
Jalan-jalan utama di Luwu Raya diproyeksikan lumpuh total.
Gelombang demonstrasi besar-besaran diperkirakan akan melanda Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara, hingga Luwu Timur.
Tuntutannya satu percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah.
Isyarat itu telah dikirim lebih awal dari tugu batas Kota Belopa, Kabupaten Luwu.
Rabu siang, 21 Januari 2026, Jalan Poros Makassar–Palopo diblokade. Batang kayu melintang, mobil komando berhenti di tengah jalan.
Spanduk sepanjang sekitar 15 meter bertuliskan “Selamat Datang di Kabupaten Luwu, Provinsi Luwu Raya” terbentang mencolok.
Asap hitam mengepul dari ban bekas yang dibakar tanda perlawanan tak lagi disuarakan dengan bisik-bisik.
“Perjuangan kita tidak akan berhenti di sini. Kita pastikan tanggal 23, Luwu Raya lockdown,” teriak salah satu orator di hadapan massa dan Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali.
Tuntutan mereka merujuk jauh ke belakang: janji Presiden Soekarno kepada Datu Luwu Andi Djemma pascakemerdekaan, tentang berdirinya Provinsi Luwu Raya.
Bakal Lumpuh Total
Kepolisian membenarkan potensi aksi masif tersebut.
Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Syarifuddin, menyebut informasi demonstrasi serentak telah masuk.
“Aksi besar-besaran diperkirakan terjadi di seluruh wilayah Luwu Raya pada 23 Januari, dari Kabupaten Luwu hingga Luwu Timur,” ujarnya.
| Masyarakat Adat Rongkong Pasang Badan Demi Pemekaran Provinsi Luwu Raya |
|
|---|
| Demo DOB Luwu Raya Memanas, Massa Pakai Keranda Bertuliskan Gubernur Sulsel Blokade Jalan |
|
|---|
| Dua Warga Palopo Dukung Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Ini Alasannya |
|
|---|
| Bupati Lutim dan Lutra Ikut Andi Sudirman ke Singapura, Aktivis: Aneh Juga Rasanya |
|
|---|
| Malam-malam, 4 Kepala Daerah Luwu Raya Temui Gubernur Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-21-luwu-raya-11.jpg)