Banjir Makassar
Sosok Lansia Memilih Bertahan di Tengah Kepungan Banjir Paccerakkang
"Dari tadi malam sebenarnya mulai (terendam) tapi subuh sudah naik begini, beberapa sudah ada mengungsi," kata warga yang dihampiri, Rudi (25).
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hujan yang mengguyur Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tiga hari terakhir mengakibatkan banjir di beberapa lokasi, salah satunya di Perumahan Kodam III, Jl Paccerakkang, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (11/1/2026).
Pantauan wartawan tribun-timur.com, ketinggalan air di rumah warga bervariasi, mulai mata kaki, hingga setinggi paha orang dewasa.
"Dari tadi malam sebenarnya mulai (terendam) tapi subuh sudah naik begini, beberapa sudah ada mengungsi," kata warga yang dihampiri, Rudi (25).
Rudi mengatakan, sudah ada sekitar 50an rumah warga yang terendam.
Kebanyakan dari mereka mengungsi ke sekolah, dan rumah kerabat yang lebih tinggi.
"Yang dibutuhkan para pengungsi sekarang makanan," ucapnya.
Warga lainnya yang dihampiri, Nini (56), memilih bertahan di dalam rumahnya meski banjir sudah merendam setinggi paha.
Ia mengaku, tak ingin mengungsi lantaran sudah mempersiapkan diri sebelum air merendam rumahnya.
Semua perabot telah ditempatkan di atas meja yang ia rangkai sendiri dari kayu bekas.
"Sudah saya kasih naik semua, kasur, kulkas dan perabotan semua sudah saya kasih naik," ujar Nini.
Selain telah mengamankan perabotan rumah dari rendamam banjir, Nini juga mengaku sudah menyiapkan stok makanan.
"Stok makanan sudah saya siapkan semua, jadi saya masih bertahan," ucapnya menggenggam dua mie instan dan dua lilin.
Lilin itu, digunakan Nini untuk penerangan sementara lantaran listrik sementara padam.
"Infonya ada pohon tumbang daerah Daya, makanya listrik. Sebentar mungkin sudah menyala lagi," katanya dihampiri jelang magrib.
Nini tinggal sendiri di rumahnya.
| Anak dan Ibu Terdampak Banjir di Makassar Dapat Psikoedukasi dari Melinda Aksa |
|
|---|
| Camat Panakkukang: Kini Banjir Makassar Lebih Terkontrol dari Sebelumnya |
|
|---|
| Air Rendam Jalan Yusuf Daeng Ngawing Makassar Saat Hujan Deras, Dekat Rujab Wagub Sulsel |
|
|---|
| Biasanya Sejam Hujan Langsung Tergenang, Kini BTN Tabariah Mannuruki Aman |
|
|---|
| 1.157 Warga Mengungsi Akibat Banjir Makassar, Malam-malam Munafri Tinjau Posko SDN Paccerakkang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Nini-56-warga-bertahan-dalam-rumah-meski-banjir.jpg)