Pemkot Makassar
Evaluasi Dishub Makassar 2025, Parkir Ditertibkan hingga Pak Ogah Disasar
Sepanjang 2025, Dishub Makassar memperketat penataan parkir, menggembok ratusan kendaraan, hingga menertibkan Pak Ogah di titik rawan macet.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Menutup evaluasi 2025, Rheza menegaskan penegakan aturan lalu lintas akan terus diperkuat.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan kembali kesadaran berlalu lintas.
“Negara harus hadir di tengah masyarakat. Namun, sejauh apa pun upaya kami, tanpa kesadaran pengendara, persoalan ini tidak akan pernah tuntas,” pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan penertiban tidak akan berhenti pada teguran semata.
Pemerintah Kota Makassar akan membentuk tim gabungan yang melibatkan PD Parkir, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta TNI dan Polri.
Tim tersebut akan menindak tegas oknum parkir ilegal, termasuk pihak-pihak yang diduga memberikan perlindungan.
“Saya minta didata siapa-siapa yang ada di belakangnya. Kalau memang melanggar, kita selesaikan. Tidak boleh ada yang kebal hukum,” tegas Munafri.
Ia juga secara khusus menyoroti parkir di Jalan Nusantara, kawasan keluar tol menuju Pelabuhan Makassar, serta Jalan Teuku Umar yang kerap dipenuhi truk panjang parkir sembarangan.
Menurut Munafri, praktik tersebut telah merusak wajah kota dan memperparah kemacetan.
“Ekspedisi, truk besar, parkir seenaknya. Ini tidak bisa dibiarkan,” katanya.
Selain oknum parkir di jalan umum, Munafri mengingatkan pengelola pusat perbelanjaan dan kawasan usaha agar tidak lepas tangan terhadap dampak parkir di sekitar wilayahnya.
Ia menuntut adanya iktikad baik untuk bekerja sama dengan pemerintah.
Pemkot Makassar juga akan memperkuat sarana penindakan, seperti penambahan alat gembok kendaraan dan personel lapangan, agar penertiban berjalan konsisten. (*)
| Buka Diklat di PIP Makassar, Munafri Tekankan Kompetensi serta Keselamatan Nelayan/ Awak Kapal |
|
|---|
| Makassar Target Tambah PAUD Negeri di 2026, Minimal Satu di Tiap Kecamatan |
|
|---|
| Munafri Arifuddin Wajibkan 1 Kelurahan 1 RW Bebas Sampah |
|
|---|
| Kolaborasi Regional, Gowa dan Maros Suplai Sampah Demi PSEL Makassar |
|
|---|
| Alasan Munafri Arifuddin Pindahkan Lokasi PSEL dari Tamalanrea ke TPA Antang Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/202512-31-dishub.jpg)