Kondisi Jalan Hertasning–Aroepala Makassar Sehari Setelah Groundbreaking Andi Sudirman
Alat berat itu satu double drum roller, satu asphalt paver dan dua pneumatic tryred roller.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ansar
“Kalau saya itu harus difungsikan betul (petugas Dishub),” pinta lelaki yang berbaju merah dengan garis hitam dan putih ini.
Kusnadi menyebut, kemacetan di Jalan Hertasning-Jalan Aroepala di hari biasa saja sangat parah.
Ia pernah menghabiskan waktu sejam dari Jalan Hertasning, selepas SPBU 74.902.02 ke perbatasan Makassar-Gowa.
Padahal jaraknya cuma sekira tiga kilometer.
“Kalau macet betul, bisa sejam,” sebutnya.
Jalan alternatif telah disiapkannya kalau Jalan Hertasning-Jalan Aroepala diperbaiki dan macet.
Opsinya, Jalan Toddopuli X-Jalan Puri Raya-Jalan Inspeksi Kanal II.
Tembusnya di dekat tugu tugu perbatasan Makassar-Gowa.
Selain itu, Jalan Toddopuli X-Jalan Waduk Tunggu Pampang-Jalan Inspeksi Kanal Tamangapa Utara, keluarnya nanti di Jalan Tun Abdul Razak.
Namun, kata dia, ruas jalan tersebut juga setiap harinya sudah macet parah.
“Ini juga sudah potensi kemacetan, belum diperbaiki saja (Jalan Hertasning-Jalan Aroepala) sudah macet, apalagi kalau diperbaiki,” ucapnya. (*)
| Arief Rosyid: Syekh Yusuf Tidak Hanya Diakui di Makassar Tetapi Skala Internasional |
|
|---|
| Asmo Sulsel Perkuat Kualitas Layanan AHASS Lewat Technical Skill Contest 2026 |
|
|---|
| Manajemen UC dan FIKK UNM Juara PSYSport Cup Yearly Volume II |
|
|---|
| Dispora Makassar Fokus Kembangkan Skill Pemuda |
|
|---|
| Kelompok Tani di Makassar Kini Bisa Dapat Bibit dan Media Tanam, Ini Caranya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PERBAIKAN-JALAN-Kepadatan-kendaraan-di-Jalan-Aroepala-Kota-Makassar.jpg)