Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kondisi Jalan Hertasning–Aroepala Makassar Sehari Setelah Groundbreaking Andi Sudirman

Alat berat itu satu double drum roller, satu asphalt paver dan  dua pneumatic tryred roller.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Kaswadi Anwar
PERBAIKAN JALAN - Kepadatan kendaraan di Jalan Aroepala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/12/2025). Belum ada tanda Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala dikerjakan. 

“Kalau saya itu harus difungsikan betul (petugas Dishub),” pinta lelaki yang berbaju merah dengan garis hitam dan putih ini.

Kusnadi menyebut, kemacetan di Jalan Hertasning-Jalan Aroepala di hari biasa saja sangat parah.

Ia pernah menghabiskan waktu sejam dari Jalan Hertasning, selepas SPBU 74.902.02 ke perbatasan Makassar-Gowa.

Padahal jaraknya cuma sekira tiga kilometer.

“Kalau macet betul, bisa sejam,” sebutnya.

Jalan alternatif  telah disiapkannya kalau Jalan Hertasning-Jalan Aroepala diperbaiki dan macet.

Opsinya, Jalan Toddopuli X-Jalan Puri Raya-Jalan Inspeksi Kanal II.

Tembusnya di dekat tugu tugu perbatasan Makassar-Gowa.

Selain itu, Jalan Toddopuli X-Jalan Waduk Tunggu Pampang-Jalan Inspeksi Kanal Tamangapa Utara, keluarnya nanti di Jalan Tun Abdul Razak.

Namun, kata dia, ruas jalan tersebut juga setiap harinya sudah macet parah.

“Ini juga sudah potensi kemacetan, belum diperbaiki saja (Jalan Hertasning-Jalan Aroepala) sudah macet, apalagi kalau diperbaiki,” ucapnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved