Ratusan Alumni Rayakan Setengah Abad IMMIM, dari Wakaf Tun Datu Mustapha ke Era Digital
Direktur Pertama Pesantren IMMIM Drs H Muhammad Ahmad (85) juga hadir dalam momen 'reuni' lintas generasi IMMIM.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Malam ramah tamah Milad 50 tahun IMMIM berlangsung di Gedung IMMIM Makassar dan dihadiri sekitar 1.700 alumni bersama sejumlah tokoh, termasuk Bupati Maros Chaidir Syam dan Deputi Gubernur BI Wahyu Purnomo.
- Acara diwarnai penyerahan penghargaan, penandatanganan kerja sama, serta kesaksian sejarah berdirinya IMMIM dari Direktur Pertama, H Muhammad Ahmad.
- Rangkaian milad meliputi tudang sipulung, seminar mubalig, dan akan ditutup dengan zikir serta salawat untuk Kota Makassar.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan alumni menghadiri malam ramah tamah 50 tahun Ikatan Masjid Mushalla Indonesia Muttahidah (IMMIM).
Ramah tamah setengah abad pondok pesantren yang berdiri 1975 di Gedung IMMIM Jl Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Sabtu (29/11/2025) malam.
Hadir Bupati Maros Chaidir Syam, Deputi Gubernur Bank Indonesia Wahyu Purnomo.
Wahyu Purnomo juga menyerahkan penghargaan kepada Direktur Pesantren IMMIM Putra Prof Muhammad Amri dan Ketua Umum Yasdic IMMIM Dr Hj, Nurfadjri Fadeli Luran.
Juga penandatanganan kontrak kerja sama IMMIM dengan sejumlah mitra.
Baca juga: 50 Tahun Pesantren Modern IMMIM
Nurfadjri Fadeli Luran mengatakan, Yasdic IMMIM akan terus mendukung seluruh program yang dicanangkan Pesantren IMMIM dan seluruh organisasi naungan IMMIM.
"Pesantren IMMIM terus memperbaiki dirinya, melakukan transformasi untuk berusaha menjadi lebih baik lagi," ujarnya
Direktur Pertama Pesantren IMMIM Drs H Muhammad Ahmad (85) juga hadir dalam momen 'reuni' lintas generasi IMMIM.
Jelang usianya ke-86 tahun, H Muhammad Ahmad hadir membersamai menggunakan tongkat.
Ia menceritakan sejarah awal berdirinya IMMIM.
Berdirinya IMMIM tidak terlepas dari sosok tokoh asal Negeri Jiran, Malaysia.
Ialah sosok Datu Mustapha Bin Datu Harun (31 Juli 1918 - 2 Januari 1995).
Datu Mustapha kala itu, menjabat sebagai Ketua Menteri Sabah ke-3 (Mei 1967-November 1975.
Sebagai Menteri Besar Sabah, Mustapha memberikan sumbangan dalam bentuk wakaf kepada H Fadeli Luran.
Fadeli Luran adalah sosok pengusaha asal Kabupaten Enrekang.
| Munafri Paparkan Strategi Aglomerasi Sampah Makassar Raya ke Konsul Jepang, Dorong Proyek PSEL |
|
|---|
| Satu Pemain PSM Makassar Dipanggil Bela Timnas Indonesia Piala AFF: Persib 3, Persija 4 Orang |
|
|---|
| Makassar–Jepang Perkuat Kolaborasi Strategis, Fokus Persampahan hingga Program Pertukaran Pelajar |
|
|---|
| Konjen Jepang Temui Wali Kota Munafri, Perkuat Kemitraan Strategis Pembangunan Kota |
|
|---|
| Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UIN Alauddin, Prof Wahyuddin Halim: Akademisi Tidak Berhenti Belajar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-11-30-Suasana-malam-ramah-tamah-50-Tahun-IMMIM.jpg)