Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Mekanisme Berbeda di Komplek Militer di Tamalanrea Jaya, 4 RT Tunggu Surat Komandan

Lurah Tamalanrea Jaya Yulia Fitriyani menjelaskan untuk komplek militer maka ketua RT akan menunggu surat dari pimpinan setempat.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Faqih
PEMILIHAN RT - Lurah Tamalanrea Jaya Yulia Fitriyani saat ditemui di kantornya pada Rabu (26/11/2025). Sebanyak 4 RT dalam komplek militer menunggu surat izin komandan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pencabutan nomor urut calon Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) sudah dilaksanakan.

Hanya saja ada mekanisme berbeda yang tersaji di Kelurahan Tamalanrea Jaya.

Terdapat komplek militer dalam wilayah Kelurahan Tamalanrea Jaya.

Lurah Tamalanrea Jaya Yulia Fitriyani menjelaskan untuk komplek militer maka ketua RT akan menunggu surat dari pimpinan setempat.

Sehingga mekanismenya berbeda dari umumnya melalui pemungutan suara.

"Komplek Militer di RW 5 kosong, ada 3 RT tunggu surat penugasan komandan. Di RT 3 RW 5 Asrama Danintel sama surat tugas komandan," kata Yulia Fitriyani yang mengenakan hijab pink dan kemeja putih di ruang kerjanya sambil menatap berkas pendaftaran saat ditemui pada Rabu (26/11/2025).

Dalam data, keempat RT tersebut tidak memiliki calon ketua.

Total calon RT di Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea sebanyak 64 orang.

Terdapat 42 RT dan 10 RW di wilayah seluas 2,98 kilometer persegi ini.

Pencabutan nomor urut berlangsung di Aula Kantor Kelurahan.

Para calon ketua RT dan RW datang dengan setelan berbeda-beda. Ada rapi pakai kemeja, ada juga hanya mengenakan baju kaos oblong.

Nama para calon RT dan RW sudah terpampang di papan informasi sebelah kanan.

Satu meja utama disiapkan tepat di area depan, milik panitia pelkaana.

Satu unit kipas beroperasi mencoba mendinginkan suasana.

Para petugas terus mengabsen kedatangan para calon RT dan RW.

Saat pencabutan nomor urut, RT dengan calon lebih dari satu orang di dahulukan.

Setelah itu, masing-masing calon langsung memilih nomor urut dalam secarik kertas kecil.

Setiap calon mendapat tepuk tangan usai menadapat nomor urut.

Terdapat 7 RT tidak memiliki pendaftar calon di Tamalanrea Jaya

"Di RW 6, ada RT 4  dan RT 6 tidak ada calon. Kemudian RW 8/RT 2, RT 3 dan RT 2 di RW 9. Serta RT 2 dan RT 3 di RW 10 tidak ada calon," kata Yulia.

Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Andi Anshar menjelaskan, tahapan pemilihan Ketua RT/RW yang mulai berlangsung sejak akhir November lalu.

Pendaftaran calon dilakukan pada 22–24 November, dilanjutkan penetapan calon pada 25 November 2025.

Pencabutan nomor urut digelar pada 26 November, kemudian penetapan daftar pemilih tetap pada 27 November.

Kampanye terbatas berlangsung selama tiga hari, yakni 27–29 November 2025.

Selanjutnya, pembagian undangan pemilih serta pemeriksaan surat suara dijadwalkan pada 30 November dan 1 Desember.

Selain itu, BPM mengingatkan seluruh camat untuk mengantisipasi proses pelaksanaan agar berjalan sesuai jadwal.

“Setelah pencabutan nomor urut calon pada 26 November, sudah dapat dilakukan penjajakan suara hingga 1 Desember 2025,” katanya.

Masa tenang dan pendistribusian logistik dilaksanakan pada 2 Desember 2025.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved