Ketua Komisi E Andi Tenri Indah Ultimatum Kadis Pendidikan Soal Dokumen
Andi Tenri Indah menegaskan pembahasan tidak bisa dilanjutkan tanpa adanya data anggaran yang lengkap
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
Sorotan lain juga datang dari anggota Komisi E, Andi Patarai Amir.
Legislator Partai Golkar itu mengungkapkan hasil temuannya di SMK Negeri 2 Makassar.
Ia menilai ada pekerjaan fisik yang berjalan tanpa menampilkan informasi nilai anggaran di lokasi proyek.
“Kami dari Komisi E meninjau SMK 2 Makassar. Di sana ada pekerjaan tapi tidak muncul nilai anggarannya. Saya minta pemborong buka, ternyata nilainya Rp1,4 miliar,” ungkapnya.
Olehnya ia meminta agar Dinas Pendidikan memberikan penjelasan menyeluruh pada rapat lanjutan.
Termasuk memastikan seluruh proyek pendidikan dan dokumen anggaran disusun secara transparan serta sesuai alur perencanaan daerah.
Oleh karena itu, rapat lanjutan pada Jumat mendatang akan menjadi penentu kelanjutan pembahasan anggaran pendidikan 2026.
Jika Iqbal Najmuddin belum memenuhi kelengkapan dokumen, pembahasannya berpotensi kembali ditunda.
| Sosiolog Unismuh: Judol Tidak Berdiri Sendiri, Ada Ruang Sosial Menopangnya |
|
|---|
| Hemat Anggaran, Munafri Arifuddin Tegaskan 2026 Pemkot Makassar Tanpa Pengadaan Mobil Dinas Baru |
|
|---|
| Tak Perlu ke Jakarta, Ratulangi Medical Center Makassar Punya Layanan Laboratorium Canggih Innoquest |
|
|---|
| Perda Pelestarian Cagar Budaya Kota Makassar Disahkan, Munafri: Tak Sekadar Jaga Warisan Sejarah! |
|
|---|
| Galau Lihat Wisudawan UNM Rata-rata Cumlaude, Akbar Faisal: IPK Saya Dulu 2,2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251118-Andi-Tenri-Indah-ditemui-di-Kantor-BMBK.jpg)