Komika Pandji Minta Maaf ke Masyarakat Toraja, Siap Diproses Hukum
Materi stand up Pandji Pragiwaksono soal upacara adat pemakaman Rambu Solo' dianggap menyinggung masyarakat adat Toraja.
Namun bila secara waktu tidak memungkinkan, saya akan menghormati dan menjalani proses hukum negara yang berlaku.
Saya akan belajar dari kejadian ini, dan menjadikannya momen untuk menjadi pelawak yang lebih baik, lebih peka, lebih cermat, dan lebih peduli.
Saya juga berharap kejadian ini tidak membuat para komika berhenti mengangkat nilai dan budaya dalam karya mereka.
Menurut saya, anggapan bahwa pelawak tidak boleh membicarakan SARA kurang tepat.
Indonesia adalah negara dengan keragaman luar biasa: suku, agama, ras, dan antargolongan adalah bagian dari jati diri bangsa ini.
Yang penting bukan berhenti membicarakan SARA, tapi bagaimana membicarakannya tanpa merendahkan atau menjelek-jelekkan.
Semoga para komika di Indonesia terus bercerita tentang adat dan tradisi bangsa ini dengan cara yang lebih baik, lebih bijak, dan lebih menghormati.
Terima kasih.
| Temui Keluarga Korban, Ketua Komunitas Motor Gede Minta Maaf Anggotanya Tabrak Bocah di Toraja Utara |
|
|---|
| Besok, Empat Tersangka Narkoba Penyuap Polisi di Toraja Utara Jalani Sidang Perdana |
|
|---|
| Pertama Kali, Siswa MAN Tana Toraja Lolos ke UI Jalur SNBP |
|
|---|
| Tragedi KM 13 Toraja Utara: Bocah Tewas Ditabrak Moge, Pengendara Kini Tersangka |
|
|---|
| Pengendara Moge Jadi Tersangka usai Tabrak Bocah SD Berujung Meninggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PANDJI-MINTA-MAAF-Komika-Pandji-Pragiwaksono-akhirnya-minta-maaf-ke-masyarakat-Toraja.jpg)