Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Temui Keluarga Korban, Ketua Komunitas Motor Gede Minta Maaf Anggotanya Tabrak Bocah di Toraja Utara

Dalam pernyataannya yang beredar melalui video di media sosial, Yudi menyampaikan duka cita mendalam

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/ist
MINTA MAAF - Tangkapan layar Ketua Hogers Indonesia, Yudi Djaja (empat dari kiri), menyampaikan permintaan maaf usai menemui keluarga Julfian, bocah yang meninggal usia ditabrak pengendara motor gede di Jalan Poros Palopo-Toraja KM13, Lingkungan Sendana Buntu Pare, Kelurahan Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Sulsel, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Dalam pernyataannya, Yudi mengatakan pihak komunitas akan bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. 

TRIBUN-MAKASSAR.COM, RANTEPAO - Insiden motor gede (moge) Harley Davidson yang dikendarai R menabrak seorang bocah di Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, masih menjadi perhatian publik.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Poros Palopo–Toraja KM 13, Lingkungan Sendana Buntu Pare, Kelurahan Sangpiak Salu, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

Dalam kejadian itu, seorang anak bernama Julfian (10) meninggal dunia setelah ditabrak moge yang dikendarai R.

Menindaklanjuti insiden tersebut, Ketua Hogers Indonesia, Yudi Djaja, mendatangi kediaman korban untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga.

Dalam pernyataannya yang beredar melalui video di media sosial, Yudi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban.

“Kami mengaturkan turut berdukacita yang mendalam atas kepergian ananda, putra dari Bapak Luther dan Ibu. Sekaligus kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga dan masyarakat Toraja,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Permintaan maaf tersebut disampaikan di rumah duka di Lingkungan Sendana Buntu Pare, dengan didampingi orang tua korban serta sejumlah pihak terkait.

Yudi menegaskan, pihak komunitas akan bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut.

Ia juga memastikan proses hukum terhadap pengendara tetap berjalan sesuai ketentuan yang ditangani oleh Polres Toraja Utara.

Selain tanggung jawab hukum, Hogers Indonesia juga menyatakan siap memenuhi tanggung jawab secara sosial maupun adat yang berlaku di Toraja.

“Kami akan bertanggung jawab penuh, baik secara hukum, sosial, maupun adat. Kami juga akan memberikan sanksi tegas kepada anggota kami,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan luas masyarakat, tidak hanya di Toraja Utara, tetapi juga secara nasional, mengingat keterlibatan komunitas moge dalam insiden yang menelan korban jiwa.

Kronologi Kecelakaan

Motor gede (Moge) Harley Davidson yang dikendarai R menabrak JL (10) di Jalan Poros Palopo-Toraja KM13, Lingkungan Sendana Buntu Pare, Kelurahan Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Sulsel, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.

JL meninggal satu jam kemudian di RS Elim Rantepao, Toraja Utara.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved