Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cerita Konflik Ayu dengan Anggota DPRD Pinrang Mansur di Kantor Dukcapil

honorer perempuan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Ayu mengaku dianiaya anggota DPRD Mansyur Demma.

Tayang:
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Muh Hasim Arfah
tribun timur/rachmat ariadi
DUGAAN PENGANIAYAAN- Honorer Dukcapil, Ayu saat ditemui Tribun-Timur.com, Sabtu (18/10/2025). Ayu mengaku dianiaya anggota DPRD Pinrang bernama Mansyur. 

Kemudian kata dia, tiba-tiba Mansyur berteriak ke arahnya.

"Nah setelah dia masuk ketemu sekretaris, dia teriak lagi ke saya. 'Ya sudah ya'. Saya langsung bilang jangan begitu pak. Terus dia maju ke depan, di sana saya merasa terancam," ucapnya.

Ayu mengatakan, Mansyur berusaha mencekiknya karena merasa kesal.

Namun dirinya refleks memundurkan badannya, sehingga tangan Mansyur mengenai dagunya.

Tidak sampai disitu, Mansyur juga mengepalkan tangannya seolah mengancam untuk memukulnya.

"Dia mau cekik saya, tapi karena saya mundur jadi akhirnya dia cuma menyentuh dagu saya. Terus dia mengepalkan tangan mengancam memukul saya, tapi saya bilang 'saya merekam pak' jadi dia tidak jadi. terus dia dorong lagi saya, terus dia pergi," jelasnya.

Ayu pun sudah melaporkan perlakukan anggota DPRD Pinrang ke polisi.

Dia berharap, polisi bisa netral menyikapi laporannya itu, tanpa melihat jabatan.

"Saya hanya berharap polisi bisa netral di sini karena saya hanya masyarakat biasa," ujarnya.

Terpisah Anggota DPRD Pinrang, Mansyur membantah dirinya telah melakukan tindakan penganiayaan terhadap Ayu.

Saat itu dirinya hanya menegur Ayu karena perilaku tidak sopan saat melayaninya saat berkunjung di Kantor Dukcapil.

"Tidak ada kekerasan atau aniaya seperti yang viral itu. Saya hanya menegur karena saat saya datang ini anak sudah kasar caranya melayani," katanya kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (18/10/2025).

Mansyur mengungkapkan, dirinya memang sempat cekcok dengan Ayu dan mengetahui Ayu sedang merekam dirinya.

"Saya tau direkam, makanya saya berusaha ambil hp-nya. Jadi tidak ada dorongan atau pun pukulan," katanya.

Ketua Partai Gelora Pinrang ini pun merasa keberatan atas video viral yang dibagikan Ayu, karena merasa sudah menyinggung nama baiknya sebagai anggota DPRD.

"Ini sudah menyangkut institusi dan juga pribadi saya sebagai anggota DPRD. Sudah saya laporkan, biarkan pihak kepolisian menyelesaikan persoalan ini," katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved