Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Eric Horas: Makassar International Jetski Championship Teramai di Indonesia

Ada 14 pebalap Jetski dari 40an peserta beradu skill dan kecepatan di atas laut Pantai Biru yang cukup tenang.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Timur / Muslimin Emba
LOMBA JETSKI - Kolase Promotor Jetski Paradise Makassar Eric Horas dan suasana pembukaan dan lomba Makassar International Jetski Championship di Pantai Biru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (18/10/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Puluhan raider jetski dari lima negara beradu cepat di laut Pantai Biru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (18/10/2025) siang.

Mereka memeriahkan event Makassar International Jetski Championship 2025 yang berlangsung dua hari, 18-19 Oktober ini.

Event yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama komunitas jetski nasional ini, diikuti atlet dari negara Asia dan Eropa.

Yaitu, Malaysia, Thailand, Filipina, Jerman, dan Indonesia, serta komunitas jetski dari berbagai daerah di tanah air, seperti Jakarta, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Pantauan Tribun pukul 10.48 Wita, keseruan terlihat di open race kelas endurens GP2 endurance.

Ada 14 pebalap Jetski dari 40an peserta beradu skill dan kecepatan di atas laut Pantai Biru yang cukup tenang.

Beberapa pembalap yang tak ingin ketinggalan di awal star, membuat panitia mengulang penurunan bendera star sebanyak tiga kali.

Barulah pada penurunan bendera star ke empat kalinya, para rider bersamaan memacu jetski tunggangannya.

Di awal lomba, hingga pertengahan waktu tempuh 25 menit satu race, Pembalap jetski asal Papua Barat, Naya memimpin terdepan.

Namun, jelang waktu finish, ia didahului oleh atlet Jetski asal luar negeri yang keluar sebagai juara pertama.

Promotor Jetski Paradise Makassar, yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas mengapresiasi gelaran internasional itu.

"Untuk jetski kali ini sangat luar biasa sekali, tentunya kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada pemerintah kota," kata Eric Horas dihampiri di stand panitia.

Ia mengatakan, event di Pantai Biru Makassar ini, adalah event jetski teramai tahun ini.

Hal itu, kata dia terlihat dari animo para atlet dan warga pesisir kota yang hadir menyaksikan lomba.

"Jetski yang dirayakan di Kota Makassar ini sangat ramai dan untuk tahun ini sangat ramai di Indonesia," ujar Eric.

"Ini skala internasional dan kita juga berkolaborasi. Kita laporkan lumayan banyak dan pembalap-pembalap dari luar negeri sangat antusias mendatangi," lanjutnya 

Untuk atlet yang keluar sebagai juara kata dia, akan diumumkan di jadwal final, Minggu besok.

"Tentunya ini masih berlangsung, belum diketahui hasil skor, mungkin sore hari akan kelihatan untuk memasuki babak final besok," sebutnya.

Dari 10 kelas yang dilombakan, kata Eric, tiga diantaranya adalah kelas bergensi.

"Lomba bergengsi adalah kelas endurens, GP1, GP2 kelas open GP one sirkuit. Ini yang baru selesai GP2 dan endurens salah satu kelas yang cukup bergengsi juga," katanya.

Event tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

Appi sapaan Munafri menjajal langsung lintasan lomba menggunakan jetski berboncengan dengan Eric Horas.

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa penyelenggaraan Jetski Championship tidak sekadar menjadi ajang olahraga prestasi, tetapi juga bagian dari strategi promosi wisata bahari Makassar ke mata dunia.

"Event ini rutin kami gelar setiap tahun dan ke depan akan kita tingkatkan agar menjadi magnet wisata internasional," ujar Appi.

Jetski Championship 2025 ini adalah kesempatan besar bagi Kota Makassar untuk menunjukkan keindahan dan keunggulan pariwisata air. 

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan event ini karena terbukti memiliki multiplier effect terhadap ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM di kawasan pesisir Pantai Biru.

Appi juga menyampaikan rencana penguatan skema pengembangan olahraga air agar berlangsung berjenjang dan memberikan ruang pembinaan atlet lokal.

"Mulai tahun depan, sebelum memasuki ajang internasional, kita akan laksanakan event pendahuluan," jelasnya. 

"Minimal satu kali event tingkat lokal dan satu kali tingkat nasional sebagai ajang seleksi sekaligus sarana promosi," tambah Appi.

Ia menambahkan bahwa Makassar memiliki salah satu keunggulan geografis unik, yakni memiliki pantai indah yang terletak di tengah kota. 

Potensi ini menurutnya harus dimaksimalkan melalui event-event kreatif yang berkelanjutan.

Appi juga langsung menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Pariwisata untuk terus menghadirkan agenda promosi wisata yang konsisten dan inovatif di kawasan Pantai Biru.

Dalam kesempatan tersebut, Appi juga mengingatkan pentingnya keamanan selama perlombaan, mengingat jetski merupakan olahraga berkecepatan tinggi yang memiliki risiko.

"Saya mengingatkan kepada panitia dan seluruh pihak terkait agar memastikan area aman benar-benar steril. Jangan sampai ada penonton yang melintas saat balapan berlangsung," imbuh orang nomor satu kota Makassar itu. 

Menutup sambutannya, Appi berharap penyelenggaraan tahun depan dapat menghadirkan lebih banyak peserta dan kunjungan wisatawan. Makassar bukan hanya ingin ditonton di media, tetapi ingin dikunjungi. 

"Tahun depan harus lebih spektakuler. Silakan datang melihat sendiri keindahan laut kita, keramahan warganya, dan potensi wisata kita," tutupnya.

Event ini digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar bekerja sama dengan berbagai komunitas jetski nasional serta mitra penyelenggara olahraga air.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Syamsul Bahri, menyebut penyelenggaraan Makassar International Jetski Championship 2025 tidak hanya menjadi tontonan olahraga berkelas dunia. 

Tetapi juga memiliki misi strategis bagi pembangunan sektor olahraga dan pariwisata di Kota Makassar. Lanjut dia, gelaran Jetski ini dimaksudkan sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan olahraga. 

"Khususnya olahraga rekreasi berbasis tantangan di Kota Makassar," ujar Syamsul Bahri dalam laporannya.

Ia menjelaskan, ajang ini didesain sebagai sarana promosi Sport Tourism atau olahraga wisata, serta menegaskan positioning Makassar sebagai destinasi utama olahraga air bertaraf internasional.

Tujuannya adalah menjadikan Makassar sebagai destinasi utama olahraga air yang menantang dan bergengsi. 

"Sekaligus memberikan ruang kompetisi bagi atlet lokal, nasional, hingga internasional untuk menguji kemampuan mereka di perairan Makassar," katanya.

Menurutnya, pelaksanaan kejuaraan ini juga berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Event ini juga mendorong partisipasi aktif pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif. 

"Serta pergerakan ekonomi lokal ikut tumbuh karena adanya kunjungan atlet, official, dan wisatawan," tambahnya.

Kejuaraan bergengsi ini akan berlangsung pada 18–19 Oktober di Pantai Biru. Mereka akan berlaga dalam sejumlah kategori lomba diantaranya Expert Endurance Runabout GP1, Novice Endurance Runabout GP2. 

Selain itu, kategori Circuit/CC Runabout Yamaha OMR, Circuit/CC Runabout 1100 Open, Circuit/CC Runabout (GP3), Circuit/CC Runabout Open (GP 1), Parallel Slalom Ski GP2, Junior Circuit/CC Runabout 1100, Circuit/Ski GP 2, dan Slalom Seadoo.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved