Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Kebakaran Lahap Enam Rumah di Mamajang Makassar, Warga Kesulitan Air

Salah satu warga terdampak, Miensjes Dewanto (76), mengungkapkan bahwa rumahnya ikut terbakar habis.

Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Cendrawasih, Lorong 15, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.  

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Cendrawasih, Lorong 15, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar

Sedikitnya enam rumah warga dilaporkan hangus terbakar, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan akibat terdampak kobaran api.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA dan sempat memicu kepanikan warga sekitar.

Pejabat Sementara Ketua RW 004, Karmila, mengatakan, warga secara spontan bergotong royong memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Iya, di sini warga langsung bergotong royong bantu padamkan api. Tapi karena air sulit, apinya makin cepat menyebar,” ujar Karmila, Jumat (5/9) ) baru ini.

Salah satu warga terdampak, Miensjes Dewanto (76), mengungkapkan bahwa rumahnya ikut terbakar habis.

Ia bersyukur karena petugas pemadam datang cukup cepat, meskipun sempat terjadi kepanikan akibat keterbatasan sumber air.

“Sempat panik karena api cepat membesar. Untung pemadam datang cepat, tapi sebelum itu warga sudah berusaha padamkan api, meski air sangat kurang,” tutur Miensjes. 

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar dikerahkan ke lokasi dengan beberapa unit mobil pemadam.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar dua jam kemudian.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Beberapa warga kehilangan seluruh harta bendanya dan kini harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Ketua RT 02 RW 004, Arni, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, meskipun saat ini memasuki musim hujan.

“Musim hujan bukan berarti aman dari kebakaran. Tetap waspada, pastikan instalasi listrik aman dan jangan tinggalkan api saat memasak,” tegasnya.

Kebakaran ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan dukungan infrastruktur seperti ketersediaan air bersih yang memadai.

Penanganan cepat dan gotong royong warga turut membantu mencegah meluasnya dampak kebakaran.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved