Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

‎RT/RW Suangga Makassar Turun Tangan PKL Liar

‎Tak hanya itu, kerja bakti juga dirangkaikan dengan penertiban pedagang kaki lima (PK5) di sepanjang ruas jalan tersebut.

Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
KEGIATAN RT/RW - Lurah Suangga Andi Erni bersama perangkat kelurahan dan jajaran RT,/RW melaksanakan kegiatan kerja bakti dan penertiban PKL di Jalan Gatot Subroto, Jumat (10/4/2026).    

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - RT/RW Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, menggelar kerja bakti di Jalan Gatot Subroto, Jumat (10/4/2026) pagi.

‎Dalam kegiatan tersebut, para RT/RW bersama warga membersihkan sampah di sepanjang pinggir jalan serta mencabut dan memangkas rerumputan liar yang mulai tumbuh tak terkendali.

‎Tak hanya itu, kerja bakti juga dirangkaikan dengan penertiban pedagang kaki lima (PK5) di sepanjang ruas jalan tersebut.

‎Penertiban dilakukan bersama perangkat kelurahan. 

‎Lurah Suangga, Andi Erni, turut hadir menyaksikan langsung kegiatan kerja bakti dan penertiban yang berlangsung di lapangan.

‎Ia menyebut, kerja bakti merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menjalankan instruksi dari Pemerintah Kota Makassar.

‎“Ini bagian dari upaya kita menjaga kebersihan dan keindahan wilayah,” ujarnya.

‎Sementara itu, penertiban PK5 yang dilakukan, kata dia, merupakan tindak lanjut dari pendekatan persuasif yang sebelumnya telah dilakukan kepada para pedagang.

‎“Hanya tersisa dua lapak yang kami tertibkan. Selebihnya sudah membongkar secara mandiri,” jelasnya.

‎Andi Erni menegaskan, pihaknya saat ini fokus pada penataan kebersihan dan keindahan lingkungan di wilayah Kelurahan Suangga.

‎Untuk itu, pemerintah kelurahan bersama RT/RW tengah menyusun langkah-langkah pengelolaan lingkungan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

‎Salah satunya melalui penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

‎Ia menekankan pentingnya kedisiplinan warga dalam mengikuti jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan.

‎Selain itu, pemilahan sampah dari sumbernya juga terus didorong, termasuk optimalisasi penggunaan komposter yang telah tersedia di masing-masing RT.

‎“Semua ini butuh peran aktif RT dan RW sebagai ujung tombak untuk mengedukasi dan menggerakkan masyarakat,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved