Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DPRD Makassar Dibakar

Kostrad dan Pasukan Organik Kodam Baru Kendalikan Massa Jelang Azan Subuh

Mayor dari satuan elite Kopassus ini, masih jadi perwira pengendali wilayah di perempatan paling padat di kota Makassar.

Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM / THAMZIL
KANTOR DPRD DIBAKAR - Komandan Resimen Militer (Danramil) Panakkukang Mayor TNI Mappanyukkang. Mayor dari satuan elite Kopassus ini, masih jadi perwira pengendali wilayah di perempatan paling padat di kota Makassar. 

Dua ruas jalan utama titik aksi demonstrasi, Jl AP Pettarani dan Jl Urip Sumiharjo, juga masuk teritori tugasnya. 

Sepanjang Sabtu malam hingga Minggu dini hari, dia dan 50-an personel Babinsa dan Kodim belum istirahat.

Mereka pun meminta backup dari Brigif Kostrad dan sejumlah satuan organik Kodam. 

Arhanud dan Kostrad konsentrasi di Gedung DPRD provinsi dan Kejati Sulsel.

Sementara pasukan organik lain dari Zipur, Armed dan bantuan organik tempur lain, siaga di gedung DPRD Kota.

Dia bercerita, hingga setelah shalat Isya, kondisi di dua gedung DPRD ini masih kondusif.

Massa hanya terkonsentrasi di depan kampus UNM, dan pertigaan padat selatan kota, Jl Sultan Alaudddin dan Jl AP Pettarani.

Dikisahkan, api kebakaran mulai terlihat sekitar pkl 22.30 Wita di  DPRD kota.

Satu jam kemudian, sekitar pukul 00.20 gedung paripurna DPRD provinsi menyala.

‎"Kami sempat amankan akses  gubernur (Andi Sudirman Sulaiman) yang datang di ASS Building sekitar pukul 23.30 wita."

Gedung ASS Building adalah kantor milik kelompok usaha Andi Amran Sulaiman, kakak kandung Sudirman.

Di gedung itu juga bergabung ketua DPRD Provinsi Rahmatika Dewi, Panglima Divisi 4 Kostrad, Danlantamal, Wakil Danlanud, dan perwira tinggi Kodam. 

"Tak ada komandan Polisi," ujarnya.

Pihaknya, langsung koordinasi ke massa dilempari bom molotov, mundur ke Aas building.

Dia bercerita, sekitar 5 menit rombongan gubernur, ketua DPRD sempat tersasar lemparan massa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved