Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DPRD Makassar Dibakar

Kostrad dan Pasukan Organik Kodam Baru Kendalikan Massa Jelang Azan Subuh

Mayor dari satuan elite Kopassus ini, masih jadi perwira pengendali wilayah di perempatan paling padat di kota Makassar.

Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM / THAMZIL
KANTOR DPRD DIBAKAR - Komandan Resimen Militer (Danramil) Panakkukang Mayor TNI Mappanyukkang. Mayor dari satuan elite Kopassus ini, masih jadi perwira pengendali wilayah di perempatan paling padat di kota Makassar. 

"Kita maju lagi koordinasi sudah lolos sampai ke Kajati sambil kami dilempari batu." ujarnya.

Pukul 23.35 pihak TNI  juga berhasil mengamankan gedung Kejati Sulsel.

Gedung Kejati, DPRD Sulsel, AAS Building masih dalam radius 1 km.

Tiga gedung vital ini berada di ruas jalan sama. 

Di sini juga berkantor Pengadilan Tinggi, Gedung Keuangan Negara, Kampus UMI, Kampus Unibos dan komplek perkantoran gubernur.

Dia menyebut, pihanya menguasai kawasan fly over di Km 4, sekitar 23.45 wita, dan membuka akses jalan bagi publik.

"Pukul 23.50 sampai di DPRD provinsi koordinasi dengan massa karena jumlah saat itu hanya sekitar 200 personelmakanya kami kecolongan."

Pukul 00.20 massa berhasil membakar kantor DPRD provinsi, lima belas menit kemudian pasukan kostrad datang sekitar 350 orang.

Massa berhasil di usir sekitar pkl 03.00Wita, setelah ada backup dari Kostrad sekitar 300 personel dan Kodam sekitar 250 personel.

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved