Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

278 Sekolah SD di Luwu Buka Pendaftaran Murid Baru, Daya Tampung 7000 Siswa

Dengan kapasitas yang tersedia saat ini, daya tampung sekolah dipastikan masih mencukupi untuk menerima calon siswa baru tahun ajaran 2026/2027.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Waode Nurmin
Tribun-timur.com
SPMB SD - Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu di Jl Pahlawan, Kelurahan Senga, Kota Belopa. Kepala Bidang SD, Syamsi Arif mengaku daya tampung siswa baru di 278 sekolah yang melakukan SPMB berkisar 7 ribu orang 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu memastikan daya tampung sekolah dasar (SD) pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 mencukupi untuk menampung seluruh calon peserta didik baru.

Tahun ini, sebanyak 278 SD di Kabupaten Luwu akan membuka pendaftaran siswa baru.

Dengan total daya tampung diperkirakan mencapai lebih dari 7.000 siswa.

Kabid SD Dinas Pendidikan Luwu, Syamsi Arif, mengatakan jumlah tersebut tidak jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya.

“Kalau dirata-ratakan sekitar 7 ribuan siswa. Kalau merujuk data 2025 memang tidak jauh beda, berkisar di angka 7 ribuan,” jelasnya kepada Tribun-Timur.com, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 10.25 Wita pagi di Belopa.

Menurutnya, dengan kapasitas yang tersedia saat ini, daya tampung sekolah dipastikan masih mencukupi untuk menerima calon siswa baru tahun ajaran 2026/2027.

“InsyaAllah akan cukup dengan jumlah calon siswa baru,” ujarnya.

Syamsi menjelaskan, pelaksanaan SPMB tingkat SD tahun ini menggunakan empat jalur penerimaan.

Jalur pertama adalah domisili atau zonasi yang diperuntukkan bagi calon murid yang tinggal di wilayah terdekat dengan sekolah.

Jalur kedua yakni afirmasi bagi keluarga kurang mampu dan calon murid penyandang disabilitas.

Selanjutnya jalur prestasi yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi, baik akademik maupun non-akademik.

Sementara jalur terakhir, sambung Syamsi, mutasi atau perpindahan orang tua bagi calon murid yang mengikuti perpindahan domisili orang tuanya.

“Empat jalur ini menjadi dasar penerimaan peserta didik baru tahun ini,” akunya.

Ia menambahkan, untuk kuota penerimaan, jalur domisili mendapat porsi terbesar yakni 70 persen dari total daya tampung sekolah.

Sementara jalur afirmasi sebesar 15 persen dan jalur mutasi sebesar 5 persen.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved