Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

RSUD Batara Guru Luwu Segera Operasikan Cathlab, Pasien Jantung Tak Perlu Dirujuk Keluar Daerah

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru segera mengoperasikan layanan catheterization laboratory (cathlab).

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
CATCHLAB JANTUNG - Direktur RSUD Batara Guru, dr Daud Mustakim (batik orange) mendampingi Bupati Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Patahudding (batik hitam) melihat ruang layanan catheterization laboratory (cathlab). Dengan begini, RSUD Batara Guru bisa melayani pemasangan cincin pada penderita penyakit jantung. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Kabar baik bagi pasien jantung di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru segera mengoperasikan layanan catheterization laboratory (cathlab).

Catchlab memungkinkan tindakan pemasangan ring jantung dilakukan di daerah.

Layanan ini ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.

Direktur RSUD Batara Guru, dr Daud Mustakim, mengatakan seluruh peralatan cathlab telah tersedia dan terpasang.

Saat ini, pihak rumah sakit masih menunggu penyelesaian perizinan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) serta kerja sama layanan dengan BPJS Kesehatan.

“Peralatan sudah siap digunakan. Kami menunggu proses perizinan dan kerja sama layanan selesai agar fasilitas ini segera difungsikan untuk masyarakat,” ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (22/4/2026).

Kata Daud, Cathlab merupakan fasilitas medis berteknologi tinggi.

Alat ini dilengkapi sistem pencitraan untuk memantau kondisi pembuluh darah jantung secara detail.

Melalui layanan ini, sambung Daud, dokter spesialis jantung dapat melakukan pemeriksaan hingga tindakan intervensi seperti angiografi dan pemasangan stent atau ring jantung.

"Selama ini, pasien jantung di Luwu yang membutuhkan penanganan lanjutan harus dirujuk ke luar daerah," ungkapnya.

Kondisi tersebut kerap menjadi kendala, baik dari sisi waktu tempuh maupun biaya yang harus ditanggung pasien dan keluarga.

Daud berharap, dengan hadirnya cathlab, penanganan pasien jantung bisa dilakukan lebih cepat dan efisien tanpa harus dirujuk.

Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam penguatan layanan kesehatan di daerah.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Kesehatan atas perhatian dan dukungan melalui program SIHREN, khususnya bantuan alat cathlab ini,” bebernya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved