Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kondisi Terkini Korban Kecelakaan Bus di Luwu, Kernet Truk Tewas

Ia menjelaskan, korban meninggal dunia merupakan kondektur truk tangki berinisial AS (42).

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
KECELAKAAN MAUT - Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Alwi dan Kanit Laka, Ipda Dindar saat ditemui Tribun-Timur.com di Mapolres Luwu, Rabu (22/4/2026) dan kondisi bus tujuan Makassar-Palopo alami kecelakaan di Jalan Topoka, Kelurahan Tampumia Radda, Kabupaten Luwu, Alwi menjelaskan saat ini sopir truk masih dirawat intensif di ruang ICU RS Hikmah, Kota Belopa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Kecelakaan maut antara truk tangki dan bus penumpang terjadi di Jalan Poros Makassar-Palopo, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (21/4/2026) dini hari.

Insiden itu menewaskan satu orang dan melukai sejumlah lainnya.

Kecelakaan itu bermula saat mobil truk tangki Hino bernomor polisi B 9013 UFW yang dikemudikan Muh Ikram Wijaya (26) bergerak dari arah utara menuju ke selatan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Mercedes Benz DP 7246 HA milik PO Remaja Jaya yang dikemudikan Nur Alim (30).

Tabrakan antara bus dan truk pun tak terhindarkan.

Mobil bus berwarna oranye itu kemudian meluncur tak terkendali ke bahu kiri jalan hingga menabrak pagar dan temla wudhu masjid Al-Ikhwan.

Akibatnya bagian depan mobil bus rusak parah.

Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Alwi, menerangkan hingga Rabu (22/4/2026), korban luka masih menjalani perawatan intensif di RS Hikmah Belopa.

Ia menjelaskan, korban meninggal dunia merupakan kernet truk tangki berinisial AS (42).

Ia merupakan warga Desa Baku Bakulu, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

“Korban meninggal dunia satu orang, kondektur mobil tangki,” ujarnya kepada Tribun-Timur.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 09.44 Wita pagi.

Sementara itu, lima korban lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Alwi menyebut, sopir truk kini masih mendapat perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Hikmah, Kota Belopa.

“Pengemudi truk masih dalam perawatan intensif di ICU. Sopir bus, kondektur, dan dua penumpang juga masih dirawat,” jelas Alwi.

Di tengah penanganan kasus ini, muncul isu adanya temuan alat hisap sabu di dalam truk tangki.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved