KLB Campak
90 Anak Mengidap Campak di Luwu, Kemenkes Tetapkan Status KLB
Berdasarkan hasil uji laboratorium, sebaran kasus terbanyak terkonsentrasi di wilayah utara Luwu.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
"Imunisasi darurat ini menyasar anak usia 9 bulan hingga 59 bulan. Kami ingin memutus rantai penularan secepat mungkin," ungkapnya.
Baca juga: Dinkes Sinjai Catat 76 Kasus Suspek Campak, Warga Diminta Waspada
Selain imunisasi, warga diimbau kembali menerapkan protokol kesehatan dan menjaga pola hidup bersih (PHBS).
Deteksi dini di tingkat desa juga diperketat guna memantau anak yang menunjukkan gejala demam dan bintik merah.
Salah seorang warga asal Walenrang, Alim, mengaku terkejut setelah mendengar data campak yang terjadi di Luwu.
Kata dia, perlu dilakukan monitoring serta sosialisasi hingga ke tingkat dusun untuk menekan penyakit campak menyerang warga.
"Termasuk untuk meyakinkan akan pentingnya vaksin MMR atau MR untuk anak," akunya.
Ia meminta, otoritas terkait seperti Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kecamatan Walenrang bisa merespon kasus ini dengan cepat.
"Jangan didiamkan. Kita tidak mau lagi ada koban jiwa," tandasnya.(*)
| Ratusan Guru di Sulsel Bakal Digeser, BKD Verifikasi 314 Data |
|
|---|
| 18 Desa di Bone Gelar Pilkades PAW 2026, Ini Daftar Jumlah Pendaftarnya |
|
|---|
| 2 Wanita Lampung Lecehkan Gadis Sinjai, Penyamaran Terbongkar usai Janji Mahar Rp200 Juta |
|
|---|
| Daftar 7 Laga Sisa PSM Makassar, Termasuk Lawan 2 Calon Juara Persib Bandung dan Borneo FC |
|
|---|
| Harga BBM Hari Ini saat Trump Mulai Blokade Iran, Minyak Mentah Naik Tajam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260413-Dinkes-Luwu.jpg)