34 Anggota DPRD Luwu Bimtek di Makassar, Anggaran Ratusan Juta
Sebanyak 34 orang, terdiri dari unsur pimpinan dan anggota DPRD Luwu, mengikuti kegiatan tersebut.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Anggota DPRD Luwu, Sulawesi Selatan, ramai-ramai mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) di hotel bintang lima, Hotel Aryaduta Makassar, di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai Sabtu hingga Selasa (11-14/4/2026).
Sebanyak 34 orang, terdiri dari unsur pimpinan dan anggota DPRD Luwu, mengikuti kegiatan tersebut.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Abdul Maruf, menjelaskan Bimtek diselenggarakan bekerja sama dengan LP2M Universitas Islam Makassar.
Menurutnya, kerja sama tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta berdasarkan rekomendasi dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri.
“Sekretariat DPRD hanya memfasilitasi keikutsertaan pimpinan dan anggota. Sementara penyelenggaraan kegiatan seperti tempat, materi, dan narasumber disiapkan oleh lembaga mitra,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).
Maruf menambahkan, kegiatan Bimtek merupakan kewajiban bagi anggota DPRD sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 6 Tahun 2024.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menerima materi dari sejumlah lembaga, di antaranya BPSDM, BPK, dan KPK.
Ia juga mengungkapkan, setiap peserta membayar kontribusi sebesar Rp6,5 juta sesuai undangan dari penyelenggara.
Dengan total 34 peserta, anggaran yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp221 juta.
Ketua LP2M Universitas Islam Makassar, Suardi Bakri, mengapresiasi kepercayaan DPRD Luwu dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan Bimtek telah mengantongi rekomendasi dari BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga memiliki dasar hukum yang jelas.
Selain itu, kegiatan juga menghadirkan narasumber dari BPK RI Perwakilan Sulsel, BPSDM Sulsel, KPK, hingga praktisi komunikasi publik.
Sementara itu, Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang diajukan.
Di Tengah Gencarnya Efisiensi Anggaran
| Kisah Warnia, Menghafal Al Quran Pakai Metode Mendengar dan Memahami Ayat |
|
|---|
| Luwu Siaga Satu Campak |
|
|---|
| Tak Mau Makan Demi Warga, Kisah Haru di Balik Wafatnya Ustaz Baso, Kades Bonelemo yang Mengabdi |
|
|---|
| 90 Anak Mengidap Campak di Luwu, Kemenkes Tetapkan Status KLB |
|
|---|
| Tak Makan Sebelum Rakyatnya: Kisah Haru di Balik Wafatnya Alumnus Unhas Baso, Kades Bonelemo Luwu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/DPRD-LUWU-DPRD-Kabupaten-Luwu-Sulawesi-Selatan-rapat-paripurna.jpg)