Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Tiket Pesawat Bua-Makassar Masih Rp1,2 Juta

Namun, dampaknya belum dirasakan di aktivitas penerbangan Bandara Lagaligo, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
BANDARA LAGALIGO - Bandara Lagaligo Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Setelah harga bahan bakar pesawat (avtur) mengalami lonjakan, harga tiket di Bandara Lagaligo masih normal. (Sumber: muh sauki) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tiket pesawat rute Bua-Makassar masih berada di kisaran Rp1,2 juta meski harga bahan bakar pesawat (avtur) global naik hingga 72 persen.

Kenaikan harga avtur tersebut berlaku sejak 1 April 2026.

Lonjakan ini dipicu krisis geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada harga minyak dunia.

Kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga tiket pesawat.

Namun, dampaknya belum dirasakan di aktivitas penerbangan Bandara Lagaligo, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Station Manager WingsAir, Supriady, menyatakan harga tiket penerbangan masih stabil usai periode libur Lebaran 1447 Hijriah.

Menurutnya, harga tiket kembali normal sejak 30 Maret 2026.

Baca juga: 4 Pos Pelayanan di Pelabuhan hingga Bandara Selayar, Kapolres Kerahkan 80 Petugas

"Untuk penerbangan Bua Palopo menuju Makassar, kisaran harga tiket Rp1,2 hingga Rp1,3 juta," ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Sementara itu, harga tiket rute Makassar menuju Bandara Lagaligo berada di kisaran Rp1,3 hingga Rp1,4 juta.

"Alhamdulillah, semoga tidak terdampak kenaikan avtur," katanya.

Di sisi lain, Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulawesi Selatan, Didi Leonardo Manaba, menyatakan kenaikan avtur berpotensi memicu kenaikan harga tiket pesawat.

Baca juga: Jangan Bebani Rakyat! DPR Minta Kenaikan Tiket Pesawat Diawasi Ketat

Menurutnya, dampak tersebut sulit dihindari karena avtur merupakan komponen utama dalam operasional maskapai.

"Kenaikan ini pasti berdampak ke seluruh komponen, termasuk harga tiket pesawat, dan itu sudah mutlak," katanya.

Didi menjelaskan, harga tiket menjadi pertimbangan utama wisatawan sebelum melakukan perjalanan.

Bahkan, dalam beberapa kasus, harga tiket bisa lebih mahal dibandingkan paket wisata.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved