Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sudah 3 Pekan Hilang di Selat Hormuz, Apa Kabar Kapten Miswar?

Dia tercatat sebagai nakhoda Kapal Musaffah 2 yang berangkat menuju Selat Hormuz bersama dengan enam kru lain.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
CAPT MISWAR - Istri Capt Miswar Marliani Ahmad, saat memegang bingkai foto suaminya Capt Miswar setelah insiden ledakan kapal di Selat Hormuz. Sebulan setelah insiden itu terjadi, keluarga belum menerima informasi terbaru dari perusahaan dan KBRI Oman. (Sumber: muh sauki) 

Komunikasi Terakhir dengan Sang Istri

Capt Miswar sempat meminta restu kepada istrinya sebelum berangkat menjalankan tugas pelayaran menuju perairan sekitar Selat Hormuz.

Permintaan restu itu menjadi percakapan terakhir antara Miswar dan istrinya, Marliani Ahmad (47), sebelum kapal tugboat yang dinakhodainya dilaporkan mengalami insiden di kawasan tersebut.

“Bapak sempat sampaikan mau berangkat menjemput kapal rusak. Saya hanya bilang hati-hati dan semoga sehat-sehat,” kata Marliani dengan suara parau ditemui di kediamannya di Kelurahan Pattedong, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Senin (9/3/2025) sekitar pukul 15.06 Wita sore.

Marliani mengaku suaminya berangkat menjalankan tugas pada Kamis (5/3/2026).

Ia menyampaikan kepada keluarga, pelayaran menuju lokasi kapal yang akan dievakuasi diperkirakan memakan waktu sekitar satu hari.

Capten Miswar diketahui bekerja sebagai kapten kapal tugboat di perusahaan pelayaran Abu Dhabi Ports.

"Sudah bekerja di perusahaan selama sekitar 10 tahun," aku dengan nada pelan, berusaha menyembunyikan kesedihannya.

Selama ini, tugas utamanya adalah memandu kapal-kapal besar yang hendak masuk ke pelabuhan Abu Dhabi.

Atau menjalankan operasi suplai di kawasan perairan.

“Biasanya bapak kerja di kapal tugboat. Mengarahkan kapal yang mau masuk pelabuhan, kadang juga kapal suplai. Beberapa kali juga berlayar ke Oman,” ujar Marliani.

Kabar mengenai insiden yang menimpa kapal tersebut pertama kali diterima keluarga dari rekan kerja Miswar di perusahaan.

Informasi itu disampaikan melalui telepon kepada anak mereka.

“Anak saya ditelepon teman perusahaan bapaknya. Katanya kapal ayahnya kena rudal,” kata Marliani.

Meski demikian, hingga kini keluarga belum menerima bukti visual berupa foto maupun video terkait kejadian tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved