Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jalan Rusak

68 Persen Jalan di Luwu Rusak Berat, Didominasi Permukaan Berkerikil

Dominasi jalan dengan kondisi rusak berat dirincikan mencapai 1.240,6 kilometer dari total 1.823,4 kilometer panjang jalan kabupaten Luwu.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
Instagram/@whira22_
JALAN RUSAK - Tangkapan drone kondisi jalan kerikil penuh lubang di Desa Salupao, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Data BPS, kondisi jalan rusak berat di Luwu mencapai 68,03 persen. 

Ia mencontohkan peristiwa banjir bandang-tanah longsor yang menimpa Luwu pada tahun 2024 lalu.

Kondisi ini setidaknya mempengaruhi lima kecamatan yang menjadi titik fokus bencana hidrometeorologi itu.

"Kualitas jalan di kecamatan yang jadi fokus bencana banjir dan longsor dua tahun lalu. Seperti Latimojong, Bajo Barat, Bajo, Suli, dan Suli Barat," beber alumnus Teknik Sipil Universitas Hasanuddin (Unhas) itu.

Ikhsan tak menampik, alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 masih belum mencukupi untuk perawatan dan rehab jalan.

Hanya saja, ia optimis dengan trend kemantapan jalan yanh terus meningkat.

Menukil data dari BPS, kondisi jalan rusak berat dari 2023-2024 mengalami trend penurunan.

Baca juga: Berlubang dan Tergenang Saat Hujan, Jalan Rusak Tun Abdul Razak Akhirnya Segera Diperbaiki

Dari tahun 2022 dengan total panjang jalan 174,88 kilometer, kemudian 2023 dengan total panjang 277,51 kilometer, dan 2024 1240,61 kilometer.

"Tapi setidaknya kemantapan jalan terus naik," ujar Ikhsan.

Ia menambahkan, akibat pemangaksan DAK fisik juga mempengaruhi minimnya perbaikan dan perawatan jalan sepanjang tahun.

Menurutnya, Pemkab Luwu kini hanya mengandalkan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk preservasi jalan.

"Kalau swakelola sekitar Rp2 miliar. Kalau pengaspalan sekitar Rp10 miliar," tandasnya.

Balai Jalan

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan merencanakan pengaspalan di Kabupaten Luwu hingga Kota Palopo.

Pengaspalan dimulai 12 Februari mendekati mudik Ramadan 1447 Hijriah hingga 31 Desember.

Khusus di Luwu, BBPJN menyasar wilayah Jl Poros Makassar-Palopo yang berlokasi di Kecamatan Larompong dan Suli.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved