Banjir Luwu
Suli, Suli Barat dan Bua Jadi Titik Rawan Banjir Terbanyak di Luwu
Sebanyak 15 kecamatan di Luwu masuk kategori rawan banjir. Tiga wilayah mencatat sembilan desa terdampak.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sukmawati Ibrahim
"Termasuk Kelurahan Bosso yang merupakan pusat keramaian di sana," ujar Karyadi.
Kecamatan Larompong dan Larompong Selatan masing-masing lima desa.
Kecamatan Walenrang Timur tiga desa.
Kecamatan Walenrang dan Bupon masing-masing dua desa.
Sementara Ponrang Selatan dan Bajo Barat masing-masing satu desa atau kelurahan.
Menurut Karyadi, wilayah tersebut memiliki karakteristik geografis yang mudah tergenang, terutama saat debit sungai meningkat dan drainase tidak mampu menampung air hujan.
"Kami terus memantau pergerakan cuaca dan kondisi debit air di titik-titik ini," katanya.
Larompong Kembali Banjir
Belum sepekan Ramadan, warga Dusun Cappie kembali terdampak banjir.
Peristiwa terjadi Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 18.07 Wita, menjelang berbuka puasa.
Warga Dusun Cappie, Kamal Khatib, membenarkan air Sungai Larompong meluap dan merendam hampir 20 rumah.
"Warna air yang meluap keruh, seperti biasa. Menyisakan lumpur sehabis banjir," ujarnya.
Ia menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga deras terjadi seharian sebelum banjir.
"Tapi kita butuh lebih, langkah mitigasi. Terutama normalisasi sungai. Ini yang sampai saat ini belum dilakukan," tandasnya. (*)
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana
| 5 Bendung Rusak di Luwu, Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam |
|
|---|
| Banjir Rendam 55 Rumah Warga di Walenrang Timur Luwu |
|
|---|
| Banjir Tutup Jalan Poros Makassar–Palopo di Larompong Selama 2 Jam |
|
|---|
| 5 Kali Cappie Luwu Terendam di Mei 2025, Jalan Rusak dan Sungai Makin Dangkal |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Banjir Rendam Larompong dan Larompong Selatan Luwu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-26-FEB-BANJIR-LUWU.jpg)