Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Luwu

Suli, Suli Barat dan Bua Jadi Titik Rawan Banjir Terbanyak di Luwu

Sebanyak 15 kecamatan di Luwu masuk kategori rawan banjir. Tiga wilayah mencatat sembilan desa terdampak.

Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
BANJIR LUWU - Kondisi banjir di Dusun Cappie, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 18.07 Wita. Luapan Sungai Larompong merendam hampir 20 rumah warga. BPBD mencatat 15 kecamatan di Luwu rawan banjir.  

"Termasuk Kelurahan Bosso yang merupakan pusat keramaian di sana," ujar Karyadi.

Kecamatan Larompong dan Larompong Selatan masing-masing lima desa.

Kecamatan Walenrang Timur tiga desa.

Kecamatan Walenrang dan Bupon masing-masing dua desa.

Sementara Ponrang Selatan dan Bajo Barat masing-masing satu desa atau kelurahan.

Menurut Karyadi, wilayah tersebut memiliki karakteristik geografis yang mudah tergenang, terutama saat debit sungai meningkat dan drainase tidak mampu menampung air hujan.

"Kami terus memantau pergerakan cuaca dan kondisi debit air di titik-titik ini," katanya.

Larompong Kembali Banjir

Belum sepekan Ramadan, warga Dusun Cappie kembali terdampak banjir.

Peristiwa terjadi Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 18.07 Wita, menjelang berbuka puasa.

Warga Dusun Cappie, Kamal Khatib, membenarkan air Sungai Larompong meluap dan merendam hampir 20 rumah.

"Warna air yang meluap keruh, seperti biasa. Menyisakan lumpur sehabis banjir," ujarnya.

Ia menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga deras terjadi seharian sebelum banjir.

"Tapi kita butuh lebih, langkah mitigasi. Terutama normalisasi sungai. Ini yang sampai saat ini belum dilakukan," tandasnya. (*)

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved