Strategi Pemilik Kafe di Luwu Siasati Kenaikan Harga Cup Plastik
Pemilik History Cafe di Kecamatan Larompong, Ardi, menerangkan harga cup plastik yang biasa ia gunakan naik hingga Rp3 ribu.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Harga bahan plastik di Kabupaten Luwu mengalami kenaikan dan berdampak langsung pada pelaku UMKM.
- Pemilik History Cafe, Ardi, mengaku harga cup plastik naik hingga Rp3 ribu sehingga ia beralih ke merek lain.
- Meski biaya kemasan meningkat, ia belum menaikkan harga minuman yang masih dijual sekitar Rp10 ribuan.
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Harga bahan berbahan plastik mengalami kenaikan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Naiknya harga plastik berdampak pada pelaku UMKM.
Pemilik History Cafe di Kecamatan Larompong, Ardi, menerangkan harga cup plastik yang biasa ia gunakan naik hingga Rp3 ribu.
Selama ini ia menggunakan plastik merk Starindo.
Karena harga naik, ia menyesuaikan dengan membeli cup plastik merk Maju.
Kemasan 22 ons atau oz yang berisi 25 buah cup, kini dibandrol Rp25 ribu.
Baca juga: UMKM Tertekan, Respons Sekda Sulsel Jufri Rahman Harga Plastik Melonjak
Harganya naik Rp3 ribu, sebelumnya dibandrol Rp22 ribu.
"Sementara untuk 14 ons, isi 50 buah sekarang Rp13 ribu, dulunya Rp10 ribu," jelas Ardi kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 14.42 Wita siang.
Kendati demikian, Ardi menambahkan, walau harga cup naik, ia belum berani menaikkan harga minumannya.
Kopi susu dan minuman non kopi masih bertahan di harga Rp10 ribuan saja.
"Belum naik, tapi ada penyesuaian saja soal merk cup yang dibeli. Untuk sekarang, harga plastik yang naik," ujarnya.
Sementara itu, pedagang sate, Mas Anto, mengaku naiknya harga plastik bisa menjadi tekanan produksi.
Kata dia, selama ini ia menggunakan kantongan plastik, bagi pelanggan yang ingin makan di rumah.
"Yang biasa dipakai itu ukuran 15 kecil, dimensinya 15x30. Untuk satu porsi pakai plastik ini," ujarnya.
"Kalau pesanan lebih satu porsi, pakai ukuran 24 agak lebar ini. Merk HDPE atau Bening,"
| Setahun Tuntas! Riset DAS Tabo-tabo Pangkep Antar Ibas Bupati Lutim Lulus Cumlaude S2 Teknik UMI |
|
|---|
| 4 Posisi Eselon II Bergeser, Ini Rincian Mutasi Kedua Patahuddin di Luwu |
|
|---|
| Faktor Ekonomi Dibalik Pernikahan Gadis 18 Tahun Dipinang Kakek 71 Tahun |
|
|---|
| Harga Avtur Naik, Tiket Bua–Makassar Masih Stabil |
|
|---|
| Sosok Haji Buhari Kakek Nikahi Gadis 18 Tahun di Luwu, Mahar Rp100 Juta, Pernikahan Tak Tercatat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-04-11-Harga-bahan-berbahan-plastik-mengalami-kenaikan.jpg)