Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Amankan Target Ekonomi 8 Persen, Ketua DPRD Luwu Sebut Presiden Tekankan Sinergi Tanpa Sekat

Ahmad Gazali mengungkapkan, fokus utama arahan Presiden adalah penguatan sinergi.

Tayang:
TRIBUN TIMUR/Muh. Sauki Maulana
RAKORNAS JAKARTA - Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali saat ditemui di Ruang Sidang Paripurna DPRD usai sidang Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Luwu Tengah. Ahmad Gazali setelahnya menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026). 

Diantaranya pemantapan strategi, penajaman kebijakan, hingga komitmen ekonomi.

Ia menerangkan, pemantapan strategi berarti menjadikan koordinasi pusat-daerah sebagai fondasi utama untuk percepatan pembangunan nasional tanpa hambatan birokrasi.

Sementara penajaman kebijakan, lebih kepada evaluasi berkala terhadap program prioritas agar tepat sasaran di tingkat akar rumput.

"Dan komitmen ekonomi, menjadi bentuk akselerasi pencapaian target ekonomi nasional melalui hilirisasi dan penguatan sektor inklusif di setiap daerah," tandas Ahmad Gazali.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Angga Raka Prabowo, menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyerukan pentingnya persatuan dan pengabdian total seluruh jajaran pemerintah pusat maupun daerah dalam upaya menghapus kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor pada Senin (2/2/2026).

Acara dihadiri lebih dari 4.400 peserta, termasuk pimpinan kementerian, gubernur, bupati, wali kota, DPRD, dan unsur Forkopimda.

“Presiden Prabowo mengajak seluruh pemimpin untuk berjuang bersama, bersatu padu, dan bekerja tanpa lelah demi menghapus kemiskinan. Tidak boleh ada sekat, tidak boleh ada ego sektoral, karena yang kita layani adalah rakyat Indonesia,” ujar Angga Raka Prabowo dikutip Tribunnews.com.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kepemimpinan bersumber dari mandat rakyat.

Karena itu, tanggung jawab utama pemerintah adalah memastikan rakyat hidup sejahtera, adil, dan harmonis.

Ia juga menegaskan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap seluruh daerah, tanpa memandang perbedaan politik.

Selain itu, Presiden memaparkan Strategi Transformasi Bangsa menuju Indonesia Emas 2045, yang mencakup program Asta Cita, 17 Program Prioritas, dan Program Hasil Terbaik Cepat.

Fokus utama strategi ini adalah swasembada pangan dan energi.

“Swasembada pangan adalah pilar utama. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus swasembada pangan. Tidak ada alternatif kalau kita mau merdeka dan sejahtera,” tegas Presiden.

Di sektor energi, Prabowo menyoroti potensi kelapa sawit sebagai komoditas strategis yang dapat diolah menjadi biodiesel, biosolar, hingga bio-avtur.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved