Pemekaran Luwu Raya
Kondisi Terkini Luwu Raya, Pendemo Sampaikan Permintaan Lain
Selama empat hari, Aliansi Wija to Luwu tetap bertahan di jalan menyuarakan aspirasinya lewat orasi.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Aksi unjuk rasa menunutut pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah masih berlanjut di Desa Marabuana, Kecamatan Walenrang Utara.
Selama empat hari, Aliansi Wija to Luwu tetap bertahan di jalan menyuarakan aspirasinya lewat orasi.
Demonstran melakukan blokade menggunakan batang kayu yang sengaja ditebang ke badan jalan.
Akibatnya kendaraan terjebak macet hingga 20 kilometer.
Dari lokasi aksi, asap hitam masih mengepul, pertanda adanya ban bekas yang dibakar demonstran.
Tak jauh dari tempat orator berbicara, spanduk tuntutan masih dibentangkan di jalan.
Spanduk itu bertulis 'Aliansi Wija to Luwu Menggugat Mekarkan Luwu Tengah Menuju Provinsi Luwu Raya, Tunaikan Janji Proklamator'.
Secara bergantian, demonstran menyampaikan tuntutannya dihadapan masyarakat.
Demonstrasi ini mendapat dukungan warga.
Saat Tribun-Timur.com berada di lokasi aksi, seorang pengendara menyumbangkan dua dus air minum dalam kemasan.
Jenderal Lapangan Aliansi Wija to Luwu, Alif Nugraha (21) mengaku, pihaknya akan tetap bertaha di jalan.
"Aliansi Wija to Luwu ini menjadi hari keempat kami berdemonstrasi. Kami tetap konsisten melakukan orasi dan penutup jalan," jelasnya kepada Tribun-Timur.com, Senin (26/1/2026) saat ditemui di lokasi aksi.
Mahasiswa UMI Makassar ini menerangkan, aliansi memnuntut tiga permintaan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Tuntutan itu, kata Alif, harus segera direalisasikan demi pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah.
Tuntutan itu diantaranya:
| Masyarakat Adat Rongkong Pasang Badan Demi Pemekaran Provinsi Luwu Raya |
|
|---|
| Demo DOB Luwu Raya Memanas, Massa Pakai Keranda Bertuliskan Gubernur Sulsel Blokade Jalan |
|
|---|
| Dua Warga Palopo Dukung Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Ini Alasannya |
|
|---|
| Bupati Lutim dan Lutra Ikut Andi Sudirman ke Singapura, Aktivis: Aneh Juga Rasanya |
|
|---|
| Malam-malam, 4 Kepala Daerah Luwu Raya Temui Gubernur Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Aliansi-Wija-to-Luwu-Alif-Nugraha-21.jpg)