Pembajakan
Kesaksian Istri Ashari Samadikun Kapten Kapal Disandera Perompak Somalia
Santi Sanaya (26) mengatakan, suaminya mengirim voice note yang mengabarkan kapal mereka diserang bajak laut
Saat ini, kapal disebut telah dibawa keluar dari jalur pelayaran dan menuju markas perompak.
“Sudah dibawa ke markas mereka. Perompaknya juga sudah bertambah banyak,” ujarnya.
Meski demikian, kondisi para awak kapal disebut masih relatif baik.
“Alhamdulillah semua sehat, dikasih makan, masih bisa ibadah,” katanya.
Dalam video call, Ashari juga sempat memperlihatkan kondisi kapal yang mengalami kerusakan akibat tembakan.
“Dia perlihatkan bagian kapal yang sudah kena tembakan,” tambahnya.
Kapal tersebut diketahui membawa 17 kru, termasuk empat warga negara Indonesia.
“Total kru ada 17. Indonesia ada empat orang, dari Sulawesi, satu dari Gowa dan satu dari Bulukumba,” jelasnya.
Pihak keluarga kini terus berupaya melakukan koordinasi agar para sandera segera dibebaskan.
“Teman-temannya di Jakarta juga sudah ke Kementerian Luar Negeri untuk laporkan kejadian ini,” kata
Santi dengan mata berkaca-kaca berharap suaminya dan seluruh kru dapat segera diselamatkan.
Ia juga mengingat dua anaknya yang masih kecil.
“Kami punya dua anak perempuan, umur 6 tahun sama 4 tahun,” pungkasnya
Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli
| Ibu Kapten Kapal yang Disandera Perompak Somalia: Pak Prabowo, Bantu Anak Saya |
|
|---|
| Detik-detik Mencekam Kapten Kapal Asal Gowa Disandera Perompak Somalia: Ada Senjatanya, Mati Kita |
|
|---|
| Kapten Ashari dari Gowa ke Perompak Somalia: Saya Muslim, Jangan Tembak |
|
|---|
| Kapten Ashari: Kami Dikepung Tiga Boat Perompak Somalia |
|
|---|
| Pelaut Gowa Disandera di Somalia, Camat Pattallassang Temui Orangtua Kapten Ashari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260428-perompak-somalia-serang-kapten-kapal.jpg)