Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pembajakan

Kesaksian Istri Ashari Samadikun Kapten Kapal Disandera Perompak Somalia

Santi Sanaya (26) mengatakan, suaminya mengirim voice note yang mengabarkan kapal mereka diserang bajak laut

Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Santi Sanaya (26) (cadar) saat menceritakan kronologis suaminya Ashari Samadikun (33), disandera perompak saat berlayar di perairan Somalia, di rumahnya Dusun Moncong Loe, Desa Paccelekang, Kecamatan Pattalassang, Senin (27/4/2026) 

Saat ini, kapal disebut telah dibawa keluar dari jalur pelayaran dan menuju markas perompak.

“Sudah dibawa ke markas mereka. Perompaknya juga sudah bertambah banyak,” ujarnya.

Meski demikian, kondisi para awak kapal disebut masih relatif baik.
“Alhamdulillah semua sehat, dikasih makan, masih bisa ibadah,” katanya.

Dalam video call, Ashari juga sempat memperlihatkan kondisi kapal yang mengalami kerusakan akibat tembakan.

“Dia perlihatkan bagian kapal yang sudah kena tembakan,” tambahnya.

Kapal tersebut diketahui membawa 17 kru, termasuk empat warga negara Indonesia.

“Total kru ada 17. Indonesia ada empat orang, dari Sulawesi, satu dari Gowa dan satu dari Bulukumba,” jelasnya.

Pihak keluarga kini terus berupaya melakukan koordinasi agar para sandera segera dibebaskan.

“Teman-temannya di Jakarta juga sudah ke Kementerian Luar Negeri untuk laporkan kejadian ini,” kata 

Santi dengan mata berkaca-kaca berharap suaminya dan seluruh kru dapat segera diselamatkan.

Ia juga mengingat dua anaknya yang masih kecil.

“Kami punya dua anak perempuan, umur 6 tahun sama 4 tahun,” pungkasnya 

Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved