Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Korupsi Bibit Nanas

Kolega Bahtiar Baharuddin di Bone: Ada Keliru Penetapan Tersangkanya

Andi Singkeru Rukka menilai ada hal kurang tepat dalam penetapan Bahtiar sebagai tersangka.

Penulis: Wahdaniar | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
KORUPSI NANAS - Andi Singkeru Rukka kolega Bahtiar Baharuddin. Andi Singkeru Rukka menyoroti ditangkapnya Bahtiar Baharuddin. 

Ringkasan Berita:
  • Andi Singkeru Rukka menyoroti penetapan Bahtiar Baharuddin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas. 
  • Kolega Bahtiar di Bone itu menilai ada hal yang keliru dalam penetapan tersebut, namun tetap menghormati proses hukum yang berjalan. 
  • Ia berharap kebenaran akan terungkap melalui persidangan di pengadilan.

TRIBUN-TIMUR.COM - Andi Singkeru Rukka menyoroti penetapan tersangka Bahtiar Baharuddin eks Gubernur Sulsel.

 Andi Singkeru Rukka adalah kolega Bahtiar Baharuddin di Bone.

Ia menilai ada hal kurang tepat dalam penetapan Bahtiar sebagai tersangka korupsi nanas.

"Ada yang keliru dalam penetapannya sebagai tersangka,” ujar Andi Singkeru Rukka, Selasa (10/3/2026).

Namun ia tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Kebenaran akan terungkap melalui proses persidangan di pengadilan.

“Nanti pengadilan yang akan membuktikan semuanya,” tutupnya.

Baca juga: Aktivis Minta Kejati Sulsel Bongkar Pihak di Balik Korupsi Bibit Nanas Rp50 M

Andi Singkeru Rukka menilai Bahtiar Baharuddin sosok dikenal cerdas serta memiliki pengalaman panjang di pemerintahan.

Ia telah mengenal Bahtiar cukup lama, meski dalam beberapa waktu terakhir jarang bertemu.

“Sudah lama sekali saya tidak bertemu beliau,” katanya.

Terakhir bertemu Bahtiar sewaktu menjabat sebagai Pj Gubernur di Sulawesi Barat. 

"Saya sempat ke Sulbar saat beliau bergeser,” ungkapnya.

Sementara Alimin Arsyad keluarga Bahtiar Baharuddin, berharap persoalan hukum yang dihadapi eks Pj Gubernur Sulsel dapat segera selesai.

Alimin mengaku sudah lama tak berkomunikasi dengan Bahtiar Baharuddin.

"Saya jarang baku kontak dengan beliau,” kata Alimin Arsyad.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved