Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Korupsi Bibit Nanas

Kolega Bahtiar Baharuddin di Bone: Ada Keliru Penetapan Tersangkanya

Andi Singkeru Rukka menilai ada hal kurang tepat dalam penetapan Bahtiar sebagai tersangka.

Penulis: Wahdaniar | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
KORUPSI NANAS - Andi Singkeru Rukka kolega Bahtiar Baharuddin. Andi Singkeru Rukka menyoroti ditangkapnya Bahtiar Baharuddin. 

Komunikasi terakhir dengan Bahtiar Baharuddin saat masih menjabat Pj Gubernur Sulawesi Barat.

Sebelumnya, Kejati Sulsel, menahan Bahtiar Baharuddin cs kasus dugaan korupsi proyek pengadaan bibit nanas.

BB mengenakan topi dan masker hitam dengan tangan terborgol digiring dari lantai 5 ke mobil tahanan Kejati Sulsel.

Tak ada komentar yang keluar dari mulut mantan pejabat Gubernur Sulsel dan Gubernur Sulbar itu saat sejumlah awak media memintainya komentar.

Ia hanya tertunduk sambil berjalan menuju mobil tahanan yang telah menantinya di Lobi kantor Kejati Sulsel.

"Adapun ke lima tersangka yang dilakukan penahanan adalah, pertama inisialnya BB (54) mantan PJ Gubernur Sulawesi Selatan," kata Kajati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi.

Kemudian tersangka kedua adalah RM (55) selaku Direktur PT AAM, ketiga RE selaku Direktur PT JAP (pelaksana kegiatan), keempat HS selaku tim pendamping PJ Gubernur Sulsel 2023-2024 dan kelima RRS pegawai Pemkab Takalar.

Selain lima orang yang telah ditahan kata Didik, satu orang lainnya berinisial UN selaku KPA PPK.

"Namun (UN) hari ini tidak menghadiri undangan kami dengan alasan sakit," ujarnya.

Siapa Bahtiar Baharuddin?

Bahtiar Baharuddin Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dilansir di Wikipedia, Bahtiar Baharuddin lahir di Bone 16 Januari 1973.

Bahtiar adalah seorang pejabat madya atau pejabat eselon I di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri,Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, dan pada tanggal 17 Mei 2024 diangkat menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Barat setelah sebelumnya menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan.

Bahtiar merupakan lulusan SMA Negeri 2 Watampone, selama menjabat Kepala Sub Direktorat Ormas Ditjen Polpum Kemendagri dikenal sangat dekat dengan kalangan jurnalis. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved