Provinsi Luwu Raya
Aksi Pelajar Muhammadiyah Setop Pidato Zulkifli Hasan di Unismuh, Tuntut Pemekaran Luwu Raya
Zulkifli Hasan hadiri pembukaan Muktamar Ke-24 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Unismuh Makassar.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemaparan sambutan Zulkifli Hasan dalam acara pembukaan Muktamar Ke-24 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) terhenti ketika terdengar sirine pengeras suara dari atas Tribun Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar, Jumat (6/2/2026).
Menteri Koordinator Pangan tersebut terkejut dan menoleh mencari sumber suara.
Di atas podium sebelah kirinya, sekelompok pemuda telah berdiri dengan salah satu di antarankoya mengangkat pengeras suara.
Di depan mereka, di batas tribun, terpajak dua spanduk tuntutan.
Aksi sekelompok pemuda tersebut viral di media sosial.
Sekelompok pemuda tersebut diketahui adalah Pengurus Daerah (PD) IPM dari kabupaten se Luwu Raya.
Salah satu diantaranya mereka Arifin Amir, selaku Ketua Bidang Perkaderan PD IPM Palopo.
Baca juga: BPP DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah Resmikan Sekretariat di Jakarta
Ia menyampaikan maksud dan tujuan aksi tersebut penyampaian aspirasi pemekaran Provinsi Luwu Raya.
"Kami menyampaikan aspirasi pemekaran Luwu Raya kepada Bapak Zulkifli Hasan sebagai orang dekat Prabowo," tegasnya kepada Tribun-Timur.Com.
Arifin menjelaskan, bahwa aksi ini terkonsolidasi oleh seluruh pengurus PD IPM Se Luwu Raya.
Ia mengatakan, bersamanya di atas tribun adalah perwakilan pengurus IPM masing-masing daerah di Luwu Raya.
"Terkait aksi ini, kami sudah bicarakan dengan seluruh jajaran ketua lembaga se Luwu Raya, kami juga sudah minta pertimbangan senior senior, dan semuanya merestui," ucapnya.
Arifin mengatakan dalam spanduk yang dibentangkan termuat beberapa pesan.
"Pertama itu cabut moratorium DOB Luwu Tengah, kedua mekarkan provinsi Luwu Raya. Terus ada beberapa tagar juga, Luwu Raya bukan tanah kosong, dan ada dua tagar lagi," jelasnya.
Arifin berharap, Zulkifli Hasan menyampaikan pesan tuntutan ini kepada Presiden Prabowo.
Ia menegaskan, jajaran IPM Luwu Raya akan terus melakukan aksi untuk mengawal aspirasi ini.
"Harapannya Bapak Zulkifli Hasan dapat menyampaikan kepada Bapak Presiden, mau sampai kapan orang tua dan saudara-saudara kami menderita karna ini," ucapnya.
Tak sampai dua menit, petugas datang membubarkan aksi Arifin dan rekan-rekan.
Aksi bentrok sempat terjadi antara mereka dan petugas keamanan.
"Padahal kami hanya ingin menyampaikan aspirasi secara baik-baik agar didengar Pak Menteri," ucapnya.
Setelah melihat petugas keamanan bertindak, Zulkifli Hasan melanjutkan sambutannya, seakan Ketua Umum PAN ini kurang merespon aspirasi tersebut.
Selain Zulkifli Hasan, turut hadir Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla, , Ketua Umum PP IPM Riandy Prawita, Rektor Unismuh Makassar Abd. Rakhim Nanda.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Gowa Husniah Talenrang, Bupati Maros Chaidir Syam, dan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.
Muktamar IPM dihadiri 6.000 kader se-Indonesia dan akan berlangsung sampai 8 Februari 2026.
Acara Muktamar dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.(*)
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260206-Zulkifli-Hasan-Muhammadiyah.jpg)