Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

Pemprov Tetap Lelang 2 Proyek Jalan di Luwu Raya Meski Warga Tuntut Pemekaran    

Pemprov Sulsel tetap melanjutkan lelang dua paket proyek perbaikan jalan yang menyasar tujuh ruas strategis di wilayah Tana Luwu.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
JALAN LUWU - Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel Andi Ihsan (Kanan) di Rujab Gubernur Sulsel pada Selasa (27/1/2026). Aksi Blokade ruas jalan di simpang empat Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulsel pada Senin (26/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemprov Sulawesi Selatan tetap melanjutkan proses lelang dua paket proyek perbaikan jalan di wilayah Luwu Raya meski tuntutan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya terus menguat.
  • Berdasarkan data SPSE, proyek tersebut mencakup tujuh ruas jalan di Luwu, Palopo, Toraja Utara, hingga akses ekstrem menuju Kecamatan Seko, Luwu Utara, dengan total dukungan anggaran dari APBD Sulsel dan Kementerian PUPR.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perlawanan rakyat Luwu Raya terus memanas.

Isu ketimpangan pembangunan di wilayah Luwu Raya ikut menyertai tuntutan pemekaran.

Elemen masyarakat hingga elit politik bersatu menyuarakan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.

Ditengah isu ketimpangan tersebut, ada dua proyek perbaikan jalan yang sedang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) terhadap Luwu Raya.

Dalam data dihimpun Tribun-Timur.com dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), paket perbaikan jalan di Luwu Raya menyasar 7 ruas jalan.

Diantaranya Bts. Kab. Toraja Utara - Pantilang - Bua sepanjang 3,00 km.

Kemudian batas Tana Toraja dan Kabupaten Luwu, ruas Tedong Bonga - Buntao - Bts. Kab. Luwu sepanjang 25,96 km.

Kemudian jalan penghubung Luwu-Palopo dan Toraja Utara. Ada Pantilang - Bonglo - Bts. Kota Palopo panjang 17,43 km.

Selanjutnya Bts Kabupaten. Luwu - Latuppa sepanjang 5,17 km.

Lalu tiga jalan di Palopo, Jl. Samiun 0,25 km, Jl. Opu Tosappaile 1,35 km, serta Jl Pong Simpin 4,82 km

Ruas jalan ini masuk dalam paket VI yang sedang dilelang Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK).

"Informasi terakhir sementara pembukaan dokumen lelangnya. Insyallah dipercepat mudah-mudahan bisa akhir bulan 2 (dikerjakan)," ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel Andi Ihsan kepada Tribun-Timur.com di Rujab Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Kota Makassar, Sulsel pada Selasa (27/1/2026).

Andi Ihsan berkoordinasi dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) percepatan proses lelang. 

Selain itu, ada juga paket perbaikan jalan ke Kecamatan Seko, Luwu Utara.

Kecamatan Seko merupakan salah satu wilayah terpencil di Sulsel.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved