Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

Blokade Jalan Pakai Eskavator, Warga Padang Sappa Desak Pemekaran Provinsi Luwu Raya

Masyarakat Padang Sappa memblokade jalan menggunakan alat berat persis di perempatan lampu merah Padang Sappa

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
PROVINSI LUWU RAYA - Sebuah eskavator tua dipasang melintang di badan jalan di Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Aksi ini bagian dari unjuk rasa menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • Masyarakat Padang Sappa memblokade jalan menggunakan alat berat 
  • Warga menuntut pemekaran Luwu Raya jadi provinsi baru

 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Sebuah eskavator tua dipasang melintang di badan jalan di Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Aksi ini bagian dari unjuk rasa menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah.

Masyarakat Padang Sappa memblokade jalan menggunakan alat berat persis di perempatan lampu merah Padang Sappa.

Akibatnya, sejumlah mobil ekspedisi tertahan.

Aksi unjuk rasa itu kembali mengakibatkan kemacetan panjang.

Demonstrasi itu merupakan inisiatif masyarakat Padang Sappa sebagai bentuk dukungan dan dorongan terhadap pemekaran Provinsi Luwu Raya.

Koordinator Aksi, Iwan Patangke mengatakan, masyarakat Padang Sappa bergerak dan menyampaikan aspirasinya untuk pemekaran Luwu Raya.

“Ini sudah waktunya kita menyampaikan aspirasi kita. Kita tidak boleh diam. Sudah seharusnya semua elemen masyarakat bergerak bersama-sama untuk mewujudkan Provinsi Luwu Raya,” katanya kepada Tribun-Timur.com, Senin (26/1/2026).

Sementara itu, Taton, Jenderal Lapangan aksi, mengatakan sudah seharusnya masyarakat Luwu Raya mengelola daerahnya sendiri.

"Karena kita memiliki sumber daya alam yang kaya. Sudah saatnya kita memekarkan Provinsi Luwu Raya,” katanya.

Dalam aksi tersebut, terlihat sejumlah masyarakat antusias turun ke jalan untuk mendukung tuntutan pemekaran.

Mereka berharap aksi ini menjadi bagian dari perjuangan besar dalam mendukung pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Kemacetan panjang kendaraan roda empat sempat mengular di lokasi aksi.

Sementara kendaraan roda dua dialihkan ke sejumlah jalur alternatif.

Para peserta aksi secara bergantian menyampaikan orasi yang menegaskan dukungan terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com Muh Sauki Maulana

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved