Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

2 Kali Demonstran di Walenrang Utara Tolak Negosiasi, Kekeh Ingin Bertemu Bupati

Total sudah tiga batang pohon ditebang demonstaran selama dua hari aksi unjuk rasa di Jalan Trans Sulawesi

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
PROVINSI LUWU RAYA - Kapolres Luwu, Sulawesi Selatan, AKBP Adnan Pandibu terlihat di lokasi bersama Kasat Intel Polres Luwu, AKP Sumarre Usman (baju hitam). Adnan mencona berunding dengan para pendemo di Desa Maroangin, Kecamatan Walenrang Utara 

Ringkasan Berita:
  • Akses jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Walenrang Utara masih tertutup
  • Demonstran memblokade jalan dengan menebang batang pohon ke badan jalan
  • Total sudah tiga batang pohon ditebang demonstaran selama dua hari aksi unjuk rasa berlangsung

 

TRIBUN-TIMUR. COM, LUWU - Negosiasi Kapolres Luwu, AKBP Adanan Pandibu untuk membuka akses jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Walenrang Utara, ditolak demonstran.

Sudah dua hari, demonstran melakukan unjuk rasa menuntut Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah di perbatasan Desa Marabuana-Bosso, Walenrsng Utara.

Demonstran memblokade jalan dengan menebang batang pohon ke badan jalan.

Total sudah tiga batang pohon ditebang demonstaran selama dua hari aksi unjuk rasa berlangsung.

Adnan Pandibu mengaku, pihaknya menghindari upaya paksa untuk membuka akses jalan yang sementara masih tertutup.

"Makanya kami tetap komunikasi dengan baik kepada pihak yang menutup jalan," bebernya kepada Tribun-Timur.com, sekitar pukul 15.02 Wita sore.

Alumnus Akpol 2004 itu menyebut, para pendemo bersih keras untuk tetap memblokade jalan.

Sampai permintaannya diakomodir oleh pemerintah setempat.

Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu sampai hadir ke lokasi untuk mendengar permintaan mahasiswa.

Namun negosiasi orang nomor dua di Bumi Sawerigading itu juga tak menemui titik temu.

Salah satu demonstran, Haikal menerangkan, pihaknya meminta dua permintaan.

"Kami mau, Bupati Luwu hadir di sini untuk berbicara dengan massa aksi," akunya saat dikonfirmasi sekitar pukul 20.13 Wita malam.

Selain meminta Bupati Luwu, Patahuddin hadir, anggota IPMIL Raya UNM itu juga mengatakan, massa aksi ingin agar unjuk rasa itu ditayangkan di media nasional.

Dari informasi yang dihimpun Tribun-Timur.com, Bupati Luwu, Patahuddin kini bergerak ke lokasi aksi.

Jarak dari Rujab Bupati Luwu di Kecamatan Belopa Utara menuju lokasi aksi berkisar 76 kilometer.

Waktu yang ditempuh untuk bisa sampai sekitar 1 jam 49 menit.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved