Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makan Bergizi Gratis

Ulat Maggot Menetas di Ompreng MBG Murid SD dan SMA Kajang Bulukumba, Berbahaya Bagi Kesehatan?

Belatung (Calliphora spp) atau cikal bakal lalat itu banyak ditemukan di lauk tempe bacem, buah pisang, dan meluber di nasi serta sayuran.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sudirman
Ist
MBG - Siswa menemukan ulat (manggot) di pisang menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Bulukumba. Belatung (Calliphora spp) atau cikal bakal lalat itu banyak ditemukan di lauk tempe bacem, buah pisang, dan meluber di nasi serta sayuran. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM — Ulat belatung (maggot) menetas pada menu makanan bergizi gratis (MBG) di dua sekolah Kecamatan Kajang, Bulukumba, Sulsel, Senin (29/9/2025).

Belatung (Calliphora spp) atau cikal bakal lalat itu banyak ditemukan di lauk tempe bacem, buah pisang, dan meluber di nasi serta sayuran.

Sebagian siswa menemukan ulat di sejumlah ompreng, SMAN 5 Bulukumba (Kajang Kassi), dan SD Negeri 249 Daloba, Kecamatan Kajang.

Kajang berjarak sekitar 45 km dari ibu kota Bulukumba, atau 191 km selatan Makassar, ibu kota provinsi.

SMA 5 Kajang Kassi, sebelumnya bernama SMA 1 Kajang. Alamatnya di Jl So'larieng No. 1 Kajang.

Baca juga: Menu MBG di Kajang Bulukumba Tak Layak Konsumsi, Pisang dan Tempe Ditemukan Berulat

Belum terkonfirmasi ompreng berulat ini dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mana.

“Kami telusuri kebenaran,” kata Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Bulukumba, Wahyu Sakti, saat dihubungi TribunBulukumba.com, Selasa (30/9/2025).

Belum ada laporan apa makanan itu ikut dikonsumsi sekitar 521 siswa di dua sekolah.

Situs AloDokter menyebut ulat manggot yang tertelan secara umum tidaklah berbahaya.

“Tubuh memiliki berbagai lini  mematikan parasit yang tertelan. Salah satunya adalah dengan asam lambung.

Ulat buah/sayuran tidak dapat mengkonsumsi darah seperti parasit lainya (cacing tambang, cacing pita atau kremi). 

Hingga akhir September 2025, situs Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat 27 SPPG di Bulukumba.

Di Kecamatan Kajang tercatat tiga SPPG; Bontorannu, Bonto Baji dan Kajang Lembanna.

Kajang Kassi itu kawasan pesisir, sekaligus ibu kota kecamatan. 

Sedangkan Kajang Lembanna, dan Bonto Baji berada di pemukiman petani dan kawasan hutan adat Kajang, suku tua di semenajung selatan, pulau Sulawesi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved