Arum Spink Ingatkan Disdik Sulsel Soal Pakasi dan Insentif Guru Honorer
Arum Spink mempertanyakan langsung ke Disdiknas Sulsel dan BKPD Sulsel terkait hal tersebut, Selasa (31/10/17).
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI-- Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai NasDem, Arum Spink mengingatkan Pemprov Sulsel terkait pembayaran pakasi guru dan insentif guru honorer SMA/SMK se Sulsel yang tak kunjung dicairkan.
Arum Spink mempertanyakan langsung ke Disdiknas Sulsel dan BKPD Sulsel terkait hal tersebut, Selasa (31/10/17).
"Ini kami lakukan sebagai aspirasi dari teman-teman guru baik menyampaikan langsung ke saya maupun saat saya reses dan puncaknya sekarang, makanya atas nama guru honorer kami pertanyakan ke Diknas Provinsi," kata Arum Spink menghubungi TribunSinjai.com, Selasa (31/10/2017).
Dari hasil komunikasi itu, politisi asal Bulukumba-Sinjai ini mengatakan Kepala dinas pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo sedang berada di Jakarta terkait pengurusan insentif guru .
" Pak None sudah di Jakarta. Beliau akan memaksimalkan ini semua di Kementerian untuk verifikasi. Semuanya sudah dipersiapkan. Insentif guru honorer segera dibayarkan dan rencananya dirapel terhitung Januari tahun ini," kata Arum.
Dia mengungkapkan bahwa dari sejumlah sekolah yang dikunjunginya, nyaris guru-guru honorer tersebut adalah tulang punggung sekolah dalam mengajar.
Sebab di Sinjai dan Bulukumba guru PNS masih kurang dan belum merata di beberapa daerah.
Arum khawatir semangat guru honorer yang melemah karena belum terima insentif, mempengaruhi kualitas mereka dalam mengajar. Sehingga pihak Dinas Provinsi dapat membayarkan insentif tersebut.
Baru-baru ini sejumlah guru suka rela mogok mengajar. Atas aksinya sejumlah sekolah terlantar siswanya dan tidak belajar. (*)
Foto- Arum Spink
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/makassar_20171031_160825.jpg)