Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DPRD Makassar

Ray Suryadi Setuju MGC dan Stadion Dibangun, Minta Pemkot Dahulukan yang Mendesak

DPRD Makassar mendukung pembangunan MGC dan stadion internasional. Namun, pemerintah diminta tidak mengabaikan proyek yang lebih mendesak.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/RENALDI CAHYADI
DPRD MAKASSAR - Sekretaris Komisi C DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad, saat ditemui di Gedung sementara DPRD Makassar, Jalan Hertasning, beberapa waktu lalu. Ia menyatakan dukungan terhadap pembangunan MGC dan stadion, namun mengingatkan Pemkot Makassar agar tetap menetapkan skala prioritas pembangunan, termasuk sektor kesehatan. 
Ringkasan Berita:
  • Sekretaris Komisi C DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad, mendukung pembangunan Makassar Government Center (MGC) dan stadion bertaraf internasional. 
  • Ia menilai keduanya penting sebagai fasilitas penunjang pelayanan dan olahraga. 
  • Namun, Ray mengingatkan Pemkot Makassar agar tetap menetapkan skala prioritas, termasuk memperhatikan proyek RS Ujung Pandang Baru yang dinilai lebih mendesak.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melanjutkan sejumlah program strategis pada 2026.

Di antaranya pembangunan Makassar Government Center (MGC) dan stadion bertaraf internasional.

Sekretaris Komisi C DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad, menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut.

Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tetap mengedepankan asas prioritas dalam menentukan program pembangunan.

Menurut Ray, secara prinsip pembangunan MGC maupun stadion tidak menjadi persoalan.

Keduanya merupakan fasilitas penunjang aktivitas masyarakat.

“Iya, kalau saya sebenarnya tidak ada masalah. Semuanya itu adalah fasilitas-fasilitas penunjang kegiatan masyarakat,” ujarnya saat dihubungi Tribun Timur, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, MGC dapat menjadi pusat pelayanan terpadu yang memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintahan dalam satu lokasi.

“Misalnya Dinas Tata Ruang, Dinas PU, dan sebagainya. Itu semuanya masuk dalam satu ruangan yang mungkin memudahkan. Itu kan pelayanan yang bisa memudahkan masyarakat,” katanya.

Terkait pembangunan stadion, legislator Partai Demokrat itu menyebut kebutuhan fasilitas olahraga merupakan aspirasi masyarakat.

“Karena sebagian besar masyarakat di Kota Makassar resah dengan ketidakadaan fasilitas penunjang olahraga mereka,” ungkapnya.

Makassar dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pesepak bola berbakat. Klub kebanggaan daerah, PSM Makassar, telah dikenal luas di tingkat nasional.

Karena itu, kehadiran stadion dinilai relevan untuk mendukung pembinaan dan prestasi olahraga.

“Sebagai salah satu wilayah yang pesepak bolanya juga terkenal di mana-mana, PSM itu terkenal di mana-mana, sehingga memang diharapkan juga bisa dihadirkan stadion itu,” jelasnya.

Meski demikian, Ray menegaskan pentingnya menentukan skala prioritas pembangunan.

Ia menilai masih ada proyek lain yang perlu mendapat perhatian, seperti RS Ujung Pandang Baru yang hingga kini terbengkalai.

“Tapi kalau di-ranking, yang mana yang menurut kita prioritas? Saya rasa kita semua bisa menjawab soal itu,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah harus menilai kebutuhan paling mendesak, baik dari sisi kesehatan, olahraga, maupun pelayanan administrasi.

“Karena ini semua bagian dari keseriusan kita. Kalau kita mau serius berarti harus kita fokus. Fokus menyelesaikan itu step-by-step,” tegasnya.

Kepala Bidang Prasarana dan Bangunan Pemerintah Dinas Pekerjaan Umum Makassar, Hajar Aswad, menyampaikan dokumen perencanaan dan fisik proyek MGC akan diproses ke bagian pengadaan barang dan jasa setelah pengesahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Kalau DPA selesai, kita langsung proses tendernya ke ULP (Unit Layanan Pengadaan),” ujarnya.

Untuk pembangunan Kantor Dinas Pendidikan, proyek tersebut menggunakan skema multiyears dengan total anggaran sekitar Rp30 miliar.

Rinciannya, Rp15 miliar pada 2026 dan Rp15 miliar pada 2027.

“Untuk Disdik kita alokasikan multiyears dua tahap. Tahap pertama sekitar Rp15 miliar 2026 dan tahap kedua juga Rp15 miliar 2027. Totalnya sekitar Rp30 miliar,” jelasnya.

Adapun anggaran MGC tahap II telah masuk dalam DPA.

Pada 2026 dialokasikan sekitar Rp30 miliar, sementara Rp35 miliar dianggarkan pada 2027.

Tender perencanaan dijadwalkan berlangsung sekitar dua bulan.

Proses desain dan gambar teknis membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan.

Tender fisik ditargetkan mulai dipersiapkan Juli 2026, dengan kontrak pekerjaan dimulai Agustus hingga September 2026.

“Pekerjaan awal fisik kita targetkan mulai September sampai Desember 2026 untuk tahap pertama. Lalu langsung berlanjut di 2027 tanpa tender ulang karena multiyears,” tambahnya.

Pada tahap II, pekerjaan difokuskan pada lantai 3, 4, 5, dan 6 serta rooftop Gedung MGC.

Pekerjaan meliputi interior, mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP), serta penataan lanskap rooftop. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
VS
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved