Pendaftar UM-PTKIN UIN Alauddin Makassar Capai 3.604 Orang, Teknik Informatika Jadi Prodi Favorit
3.604 calon mahasiswa memilih UIN Alauddin Makassar melalui jalur UM-PTKIN 2026, Prodi Teknik Informatika terfavorit.
TRIBUN-TIMUR.COM – Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di UIN Alauddin Makassar melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun ini tetap tinggi.
Dari total 64.479 pendaftar UM-PTKIN secara nasional, sebanyak 3.604 peserta tercatat memilih UIN Alauddin Makassar sebagai tujuan studi.
Berdasarkan data panitia penerimaan mahasiswa baru, sebanyak 2.805 peserta mengikuti ujian seleksi di UIN Alauddin Makassar. Dari jumlah tersebut, terdapat satu peserta difabel yang turut mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan dukungan layanan yang telah disediakan panitia.
Pranata Humas Ahli Madya UIN Alauddin Makassar, Ismi Sabariah, menjelaskan bahwa tingginya jumlah peminat menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap kualitas pendidikan dan layanan akademik yang dimiliki UIN Alauddin Makassar.
"Jumlah peminat yang mencapai 3.604 orang merupakan indikator bahwa UIN Alauddin Makassar masih menjadi salah satu perguruan tinggi yang diminati oleh calon mahasiswa. Hal ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, akademik, dan kemahasiswaan," ujar Ismi Sabariah, Senin (8/6/2026).
Menurut Ismi, dari ribuan peminat yang memilih UIN Alauddin Makassar, sebanyak 2.805 peserta mengikuti ujian seleksi UM-PTKIN di UIN Alauddin Makassar.
Ia menambahkan bahwa panitia telah memastikan seluruh tahapan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur, termasuk memberikan layanan kepada peserta berkebutuhan khusus.
"Panitia berkomitmen memberikan pelayanan yang setara bagi seluruh peserta. Tahun ini terdapat satu peserta difabel yang mengikuti seleksi, dan kami telah menyiapkan dukungan yang diperlukan agar proses ujian dapat berlangsung dengan baik," katanya.
Data peminatan menunjukkan bahwa Program Studi Teknik Informatika menjadi program studi paling diminati di UIN Alauddin Makassar dengan 515 peminat pada pilihan pertama.
Di posisi kedua terdapat Program Studi Farmasi dengan 469 peminat, disusul Program Studi Kesehatan Masyarakat yang memperoleh 359 peminat.
Ismi menilai dominasi program studi di bidang teknologi dan kesehatan mencerminkan kecenderungan calon mahasiswa yang semakin memperhatikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Ia mengatakan tingginya minat terhadap Teknik Informatika, Farmasi, dan Kesehatan Masyarakat menunjukkan bahwa calon mahasiswa saat ini memiliki perhatian besar terhadap bidang-bidang yang memiliki prospek karier luas serta relevan dengan tantangan masa depan.
"Pilihan program studi yang banyak diminati tahun ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan sektor kesehatan. Namun demikian, seluruh program studi di UIN Alauddin Makassar memiliki kualitas dan peluang yang baik untuk dikembangkan," ujarnya.
Pelaksanaan ujian UM-PTKIN di UIN Alauddin Makassar berlangsung sesuai jadwal yang ditetapkan panitia nasional. Hasil seleksi akan diumumkan secara serentak oleh panitia nasional, sebelum peserta yang dinyatakan lulus melanjutkan proses registrasi sebagai mahasiswa baru.
Dengan jumlah peminat mencapai 3.604 orang atau sekitar 5,6 persen dari total pendaftar UM-PTKIN nasional, UIN Alauddin Makassar kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang menjadi tujuan utama calon mahasiswa, khususnya di kawasan Indonesia Timur.(*)
| Ujian Digital UM-PTKIN 2026 Digelar Serentak, Diikuti Lebih dari 64 Ribu Peserta |
|
|---|
| Kurban: Ritual Religius dan Komunikasi Sosial |
|
|---|
| RS UIN Alauddin Makassar Resmi Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan |
|
|---|
| Kongsi² Beli Hewan Qurban Adalah Sebuah Fikhi |
|
|---|
| Mengenal Sosok Prof Nur Syamsiah, Guru Besar UIN Alauddin Soroti Kesetaraan Gender |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ujian-UM-PTKIN-2026-di-UIN-Alauddin-Makassar.jpg)