Gelar Konferensi Internasional, Prof Andi Tamsil: Ini Bentuk Kepercayaan Internasional ke UMI
konferensi internasional ini dibuka secara gratis bagi mahasiswa UMI sebagai bentuk komitmen kampus dalam memperluas wawasan global
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR– Universitas Muslim Indonesia (UMI) sukses menggelar International Conference on Sustainable Development and Its Impact in ASEAN and Global Context.
Konferensi internasional yang berlangsung di Auditorium Al Jibra Kampus 2 UMI, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 8 Juni 2026 itu, dibuka langsung Kepala BRIN Prof Arif Satria.
Kegiatan internasional yang diinisiasi oleh Program Pascasarjana (PPs) UMI tersebut menjadi bukti nyata keseriusan UMI menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas internasional yang dapat diakses langsung oleh mahasiswa.
Terlebih konferensi internasional ini dibuka secara gratis bagi mahasiswa UMI sebagai bentuk komitmen kampus dalam memperluas wawasan global, budaya riset, dan jejaring akademik internasional bagi civitas akademika.
Menariknya, konferensi ini juga menghadirkan narasumber dan peserta dari negara Belanda, India, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Spanyol dan Indonesia.
"Konferensi internasional ini bukan hanya luar biasa bagi UMI, tetapi juga bagi Kota Makassar," kata Ketua Panitia Prof Dr Ir H Andi Tamsil, yang juga menjabat Asisten Direktur I PPs-UMI, dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (10/6/2026).
Pada hajatan internasional itu, juga dilakukan pengukuhan ASEAN Law Networking Grup.
Menurut Andi Tamsil, pengukuhan tersebut sebagai bentuk kepercayaan terhadap UMI sebagai tuan rumah konferensi.
"ASEAN Law Networking Group dibentuk di Malaysia, tetapi pengukuhannya dilaksanakan di Makassar tepatnya di UMI. Ini adalah bentuk kepercayaan internasional kepada UMI," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Asisten Direktur IV PPs-UMI Prof Dr Zainuddin.
Ia menjelaskan bahwa kepercayaan internasional tersebut semakin mengukuhkan posisi UMI sebagai kampus yang memiliki pengaruh akademik di tingkat ASEAN.
Terlebih, sejumlah tokoh akademik Fakultas Hukum UMI yang menjadi inisiator jaringan internasional tersebut.
Mereka yakni Direktur PPs UMI Prof Dr H Laode Husen, Dekan Fakultas Hukum UMI Prof Dr Muhammad Rinaldy Bima, serta Prof Dr Zainuddin sendiri.
"UMI dipercaya menjadi salah satu inisiator terbentuknya ASEAN Law Networking Group. Ini menunjukkan bahwa UMI tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi mulai diperhitungkan di kawasan ASEAN," sebutnya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Apt Muammar Fawwaz, mengungkapkan bahwa konferensi ini dirancang dengan menghadirkan berbagai bidang ilmu seperti hukum, ekonomi, sosial, agama hingga isu strategis kesehatan dan nuklir.
| DPPPA Makassar Optimalkan Peran PATBM dalam Pendampingan Anak |
|
|---|
| Kasus Anak Rentan Masih Tinggi, DPPPA Makassar Perkuat Kapasitas dan Peran PATBM |
|
|---|
| BPS Sebar 8.776 Petugas Sensus Ekonomi se-Sulsel |
|
|---|
| Comeback Latih PSM Makassar, Darije Kalezic: Rasanya Seperti Pulang ke Rumah |
|
|---|
| BYD Haka Karebosi Buka Pemesanan BYD M6 DM, Sekali Isi BBM Bisa Tempuh 1.800 Km |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-pembukaan-International-Conference-on-Sustainable-Development.jpg)