Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UMI Makassar Gelar Konferensi Internasional Bersama Akademisi dari 8 Negara

Dalam forum internasional yang menghadirkan akademisi, peneliti, mitra industri, mitra pemerintah, serta pembicara dari berbagai negara tersebut

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
KONFERENSI INTERNASIONAL - Suasana pembukaan International Conference Pascasarjana UMI di auditorium Al Jibra, Kampus 2 UMI, Jl Urip Sumoharjo Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (8/6/2026). Konferensi ini menghadirkan pembicara dari delapan negara dan dibuka Kepala BRIN Prof Arif Satria. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Dr H Hambali Thalib, menegaskan komitmen UMI untuk bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan dan publikasi ilmiah, tetapi juga melahirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat pembukaan "International Conference Pascasarjana UMI 2026" yang berlangsung di Auditorium Al Jibra, Kampus II UMI, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (8/6/2026). 

Dalam forum internasional yang menghadirkan akademisi, peneliti, mitra industri, mitra pemerintah, serta pembicara dari berbagai negara tersebut, Rektor UMI menekankan bahwa tantangan global saat ini menuntut perguruan tinggi mengambil peran lebih strategis dalam menjawab berbagai persoalan bangsa dan dunia. 

"UMI tidak ingin hanya menjadi penghasil ijazah. UMI ingin menjadi penghasil solusi. Ukuran keberhasilan universitas bukan hanya jumlah lulusan atau publikasi, tetapi sejauh mana ilmu pengetahuan mampu menyelesaikan persoalan masyarakat," tegas Prof Hambali dalam sambutannya.

Konferensi yang menghadirkan pembicara dari delapan negara ini, juga menjadi momentum refleksi dalam menyambut Milad ke-72 UMI.

Milad yang menurut Prof Hambali, tidak sekadar dimaknai sebagai perayaan usia institusi, melainkan sebagai refleksi dan percepatan kontribusi universitas dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan, mulai dari kecerdasan buatan, perubahan iklim, transisi energi, ketahanan pangan, hingga dinamika geopolitik global. 

Pada kesempatan tersebut, Prof Hambali juga memaparkan capaian inovasi dan kekayaan intelektual yang berhasil diraih universitas hingga Juni 2026.

Tercatat UMI telah menghasilkan 85 permohonan paten, 45 paten yang telah memperoleh "granted, 511 hak cipta terdaftar, dua merek terdaftar, serta satu Perlindungan Varietas Tanaman yang sedang memasuki tahap pelepasan varietas. 

Meski demikian, UMI tidak ingin berhenti pada pencapaian administratif semata.

Guru Besar Hukum UMI ini, menegaskan bahwa arah baru pengembangan riset UMI adalah transformasi dari budaya publikasi menuju budaya dampak, dari laboratorium menuju hilirisasi, serta dari pengetahuan menuju kebermanfaatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. 

"Paten yang baik bukanlah paten yang tersimpan, tetapi paten yang bekerja dan memberi manfaat. Karena itu kami ingin hasil riset berkembang menjadi teknologi tepat guna, produk industri, perusahaan rintisan berbasis inovasi kampus, dan solusi nyata yang digunakan masyarakat," ucapnya

Sebagai perguruan tinggi yang berada di kawasan Indonesia Timur, UMI juga menempatkan potensi wilayah timur Indonesia sebagai basis pengembangan inovasi masa depan. 

Potensi kelautan, biodiversitas, pangan tropis, industri halal, energi hijau, hingga ekonomi syariah dipandang sebagai sumber daya strategis yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi dan peradaban bangsa. 

Dalam bidang transformasi digital, UMI telah menetapkan 'Master Plan Digital UMI 2025–2029' sebagai arah pengembangan kelembagaan.

Melalui dukungan Yayasan Wakaf UMI dan berbagai kemitraan internasional, termasuk penjajakan kolaborasi teknologi dengan mitra strategis dari Tiongkok, UMI menargetkan percepatan transformasi digital secara menyeluruh paling lambat pada semester awal tahun 2028. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved