Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UIT Kembangkan Inovasi Pakan Bandeng Berbasis Maggot BSF di Maros

Program ini berfokus pada penerapan teknologi pakan mandiri berbasis maggot Black Soldier Fly (BSF) dengan memanfaatkan limbah penggilingan bakso

Tayang:
Editor: Muh. Abdiwan
Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
PROGRAM PEMBERDAYAAN - Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Indonesia Timur (UIT) melaksanakan program pemberdayaan bersama Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Citra Usaha Mandiri di Lingkungan Sengkalantang, Kelurahan Baji Pa’Mai, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

Peserta mendapatkan materi mengenai teknik budidaya maggot BSF, penggunaan teknologi yang diberikan, hingga praktik langsung pembuatan pakan ikan bandeng berbasis maggot.

Narasumber kegiatan, Dr. Kamaruddin dari BRIN, menjelaskan bahwa maggot BSF memiliki potensi besar sebagai pakan alternatif karena kaya nutrisi dan dapat diproduksi dari limbah organik yang tersedia di lingkungan sekitar.

“Kunci utamanya ada pada konsistensi proses, mulai dari pengelolaan bahan baku, budidaya maggot, sampai formulasi pakan. Jika berjalan baik, manfaatnya akan terasa untuk efisiensi budidaya,” jelasnya.

Ketua Pokdakan Citra Usaha Mandiri, H. Yunus, mengaku sangat terbantu dengan dukungan teknologi dan pendampingan yang diberikan oleh tim PKM UIT.

“Kami sangat terbantu, apalagi dengan adanya rumah maggot, oven pengering, dan mesin pakan. Harapannya setelah pelatihan ini kami bisa benar-benar memproduksi pakan sendiri sehingga biaya pakan lebih ringan,” katanya.

Tim PKM UIT yang terlibat dalam program ini terdiri atas Dr. Harlina, SP., M.Si sebagai ketua, Dr. Rosmiati, SP., M.Si dan Supiati, SE., MM sebagai anggota, serta Andayanil dan Santika Nayla Putri dari unsur mahasiswa.

Sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan program, tim PKM UIT juga menjadwalkan kegiatan monitoring dan evaluasi sekitar 10 hari setelah pelatihan atau diperkirakan pada 18 Juni 2026.

Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan teknologi budidaya maggot BSF dan praktik produksi pakan mandiri benar-benar diterapkan serta memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok pembudidaya ikan di Maros.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved