Diskusi Publik
Psikolog Unhas: Burnout Mahasiswa Bisa Berujung Stres hingga Depresi
Fenomena silent burnout penting untuk dikaji bersama karena angka kejadiannya cukup tinggi di Indonesia.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Alfian
Spektrum kedua yang disorotnya adalah sinisme dan depersonalisasi.
Menurutnya, mahasiswa yang mengalami burnout cenderung merasa terasing, kehilangan minat, hingga memandang tugas akademik sebagai beban.
“Karena terlalu banyak tantangan, terlalu banyak tuntutan barangkali, masalah, sehingga menjadi seperti kondisi saat ini,” katanya.
Selain itu, ia juga menjelaskan adanya penurunan efikasi diri pada mahasiswa yang mengalami burnout.
Kondisi tersebut membuat mahasiswa merasa usaha keras yang dilakukan tidak lagi membuahkan hasil dan mulai meragukan kemampuan dirinya sendiri.
“Kadang mahasiswa itu ketika sudah di dalam kondisi burnout, dia tidak menyadari dengan sendirinya dia langsung bisa berkata, ‘Sudahlah, masa bodo aja lah dengan tugas saat ini’,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Andi Tenri juga menjelaskan perbedaan antara kelelahan akademik biasa dengan burnout.
Menurutnya, kelelahan biasa umumnya dapat pulih melalui istirahat.
Sedangkan burnout berlangsung dalam jangka panjang dan memengaruhi sistem secara menyeluruh.
“Kalau kita lelah, kita istirahat bisa baik lagi, itu tidak ada masalah. Yang jadi masalah adalah ketika kita lelah, terus ketika kita bangkit, kita masih lelah lagi, dan itu berlangsung lama,” jelasnya.
Ia mencontohkan, kelelahan akademik biasa biasanya dipicu oleh ujian atau tenggat tugas dan masih dapat dikendalikan secara psikologis.
Namun pada kondisi silent burnout, tekanan yang dialami mahasiswa bersifat sistemik dan berkepanjangan.
Seperti tugas yang terus menumpuk dan tidak terselesaikan hingga akhirnya mengganggu kondisi psikologis.
Sekadar diketahui, hadir dalam diskusi tersebut Ketua Umum I AM FEB Unhas Dien Triana, Anggota Departemen Kajian Keilmuan Strategis dan Kebijakan Publik Ikatan Alumni Manajemen FEB Unhas Yukiko Hiro Mantu, Dosen Akuntansi FEB Universitas Muslim Indonesia (UMI) Tenriwaru, serta Wakil Ketua 2 Ikatan Alumni Manajemen FEB Unhas Sofwan Suryanata.
Hadir pula sejumlah mahasiswa dari Unhas, UMI, dan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260521-Andi-Tenri-Pada-Rustham.jpg)