Kalla Institute
Kalla Institute Siapkan Generasi Unggul di Era AI
Kalla Institute memandang kompetensi berbasis AI bukan lagi sekadar tren.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
Ringkasan Berita:
- Kalla Institute menggelar workshop AI dan Smart Technology untuk membekali pelajar serta mahasiswa dengan kompetensi Artificial Intelligence.
- Workshop menghadirkan Google Developer Expert in AI & Google Cloud, Joan Santoso dan Prof Esther Irawati Setiawan yang mengajarkan konsep AI hingga praktik membuat aplikasi dan website sederhana menggunakan Google AI Studio.
- Penguasaan AI menjadi keterampilan penting bagi generasi muda agar mampu mengolah data dan informasi menjadi sesuatu yang bernilai.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kalla Institute berkomitmen mencetak generasi muda yang siap bersaing di era Artificial Intelligence (AI).
Kalla Institute memandang kompetensi berbasis AI bukan lagi sekadar tren.
Melainkan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan penggerak utama transformasi dalam berbagai industri.
Melalui workshop teknologi bertema AI dan Smart Technology, pelajar hingga mahasiswa diajak memahami sekaligus mempraktikkan langsung pemanfaatan kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan digelar di Bikinbikin Creative Hub Nipah Park, Makassar, Selasa (12/5/2026), menghadirkan Google Developer Expert in AI & Google Cloud, Joan Santoso dan Prof Esther Irawati Setiawan sebagai pemateri utama.
Peserta dibekali materi dasar bertajuk 'Artificial Intelligence & Simulation: AI untuk Semua Navigasi di Era Kecerdasan Artificial'.
Materi ini dirancang untuk memperkenalkan AI sebagai teknologi yang kini telah menjadi bagian penting dalam berbagai sektor industri.
Baca juga: Gandeng PT Tatanara, Kalla Institute Perkuat Praktik dan Legalitas Bisnis Mahasiswa
Joan mengatakan AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan sudah hadir dan digunakan dalam kehidupan manusia yang harus dimanfaatkan oleh semua kalangan.
Menurutnya, perkembangan AI berlangsung sangat cepat dan terus bertransformasi untuk mempermudah berbagai aktivitas manusia.
"Dari yang awalnya AI hanya digunakan untuk satu jenis pekerjaan saja, sekarang sudah bertransformasi menjadi sebuah alat untuk membantu setiap kegiatan manusia," kata Joan.
Sementara Esther membawakan materi bertajuk'Akselerasi Kompetensi Teknologi Cerdas (Smart Technology)'.
Dalam sesi tersebut, peserta diajak langsung membuat aplikasi dan website sederhana menggunakan Google AI Studio.
Lewat praktik tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep AI secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung.
"Cara kerjanya simple, pengguna hanya perlu memasukkan prompt yang sesuai dengan kebutuhannya. Dengan tools ini, peserta bisa dengan mudah memanfaatkan AI lebih jauh lagi dan bisa belajar lebih baik lagi,” jelas Esther.
Perkuat Pembelajaran Adaptif
Dosen Kalla Institute, Andi Hutami Endang mengatakan pihak kampus konsisten menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menurutnya, penguasaan AI menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda agar mampu mengolah data dan informasi menjadi sesuatu yang bernilai.
“Dengan mengenal fungsi dan tujuan AI, kita bisa mengolah data di sekitar kita menjadi barang berharga seperti AI,” kata Hutami.(*)
| Kalla Institute Bagi Tips Jitu Raih Beasiswa dan Sukses Karier, Apa Saja? |
|
|---|
| Seminar hingga Pentas Seni Pancasila, Cara Kalla Institute Tanamkan Nilai Kebangsaan |
|
|---|
| PKKMB Kalla Institute 2025 Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Muda Kreatif |
|
|---|
| Kalla Institute Kupas Tuntas Cara Pebisnis Adaptasi Terhadap Tantangan Global |
|
|---|
| Kalla Institute dan Rappo.id Gelar Workshop Ubah Sampah Plastik Jadi Pouch di Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260512-Workshop-AI-Kalla-Institute.jpg)